Rabu, 3 Juni 2026

Pertama Libur Lebaran, Pantai Pangandaran Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan

H+1 lebaran 2026 ini, objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diserbu ribuan wisatawan

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Padna
DISERBU WISATAWAN - H+1 lebaran 2026 ini, objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diserbu ribuan wisatawan, Minggu (22/3/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:* H+1 lebaran 2026 ini, objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diserbu ribuan wisatawan

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - H+1 lebaran 2026 ini, objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat diserbu ribuan wisatawan.

Satu di antaranya objek wisata yang terlihat di Pantai Pangandaran. Minggu (22/3/2026) pagi, objek wisata tersebut terus dipadati wisatawan

Mereka menikmati keindahan alam pantai dan melakukan aktivitas liburan bersama keluarga maupun sanak saudara.

Sementara sejumlah petugas gabungan pun siap siaga melakukan pengawasan dan pengamanan wisatawan di bibir pantai barat Pangandaran.

Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran, Sarlan, mengatakan, mulai pukul 03.00 WIB sampai sekarang ini, objek wisata pantai Pangandaran terus didatangi wisatawan.

Baca juga: Kendaraan Mulai Mengular di Jalur Wisata Pangandaran Hingga Kalipucang Hari Ini

"Kemungkinan volume (wisatawan) akan seperti ini karena melihat waktu libur," ujar Sarlan kepada sejumlah wartawan di pintu masuk objek wisata pantai barat Pangandaran, Minggu pagi.

Karena, jika melihat jadwal libur di kalender hanya sampai hari Selasa (24/3), Rabu dan Kamis masuk kerja, kemudian hari Jumat, Sabtu, dan Minggu itu libur kembali.

"Jadi, kemungkinan Sabtu dan Minggu depan akan ramai lagi," katanya.

Sementara ini wisatawan yang masuk ke objek wisata sejak pukul 00.00 WIB tadi sampai pukul 07.00 WIB tercatat sebanyak 20 ribu orang.

"Kalau sampai siang ini volume kendaraan yang masuk seperti ini macet, pasti sampai sore akan ramai terus," ucap Sarlan.

Selain di bibir pantai, hingga kini kendaraan wisatawan roda dua maupun roda empat pun terus memasuki kawasan wisata pantai dan menuju lokasi parkiran.

Untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan di pintu masuk objek wisata, pemerintah daerah bersama stakeholder lain melakukan langkah-langkah strategis.

"Salah satunya, memindahkan pintu masuk utama ke belakang atau mundur untuk mengurangi kemacetan," ujarnya.

Kemudian membagi kendaraan roda empat menjadi empat jalur. Karena selain roda dua, biasanya roda empat hanya dua jalur. 

"Lalu, Polisi lalu lintas juga mengarahkan kendaraan ke pintu-pintu masuk pertama seperti jalur pantai timur," kata Sarlan.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved