Rabu, 17 Juni 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Pegang Erat Bulan Muharam

Berikut Ini Dia Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026 Bertemakan tentang Pegang Erat Bulan Muharam

Tayang:
Tribunpontianak.co.id
NASKAH KHUTBAH JUMAT - Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Pegang Erat Bulan Muharam 

TRIBUNPRIANGAN.COM – "Pegang Erat Bulan Muharam" adalah sebuah ajakan spiritual bagi umat Islam untuk menjadikan bulan pertama dalam kalender Hijriah sebagai momentum hijrah dan peningkatan kualitas diri.

Memegang erat berarti menjaga kemuliaan bulan tersebut dengan memperbanyak amal ibadah dan menjauhi perbuatan dosa. 

Berbicara perihal Jumat lusa nanti, tepatnya di hari Jumat tanggal 19 Juni 2026, kita selaku laki-laki beragama muslim akan melaksanakan ibadah Salat Jumat.

Hari Jumat yang merupakan Sayyidul Ayyam atau Penghulunya Hari pun diyakini oleh kaum muslimin sebagai hari yang penuh keberkahan.

Khusus untuk khutbah pada Jumat lusa nanti, berikut merupakan naskah khutbah Jumat tanggal 19 Juni 2026 yang sudah TribunPriangan.com lansir dari berbagai sumber tentang "Pegang Erat Bulan Muharam".

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juli 2026/26 Zulhijah 1448 H: 3 Sifat Alami Manusia: Kendalikan atau Binasa!

Khutbah 1

إِنَّ الْحَمْدَ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَاهَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَأَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ فَقَدْ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: ‎وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Tak Perlu Penggaris Orang Lain untuk Mengukur Hidupmu

Jamaah rohimakumulloh,

Alhamdulillah, pada bulan ini kita sudah memasuki tahun baru Hijriah, yaitu bulan Muharam 1448 H. Kita perlu bersyukur karena bulan Muharram memiliki kedudukan yang mulia. Menurut Ibnu al-Jauzi dalam kitab at-Tabshirah, bulan Muharam diberi nama demikian karena Allah melarang peperangan dan konflik selama bulan ini yang memiliki kedudukan yang mulia.

Selain itu, bulan Muharam juga termasuk salah satu dari empat bulan yang dianggap mulia, yaitu Muharam, Dzulhijjah, Dzulqa'dah, dan Rajab. Hal ini ditegaskan dalam firman Allah dalam surah at-Taubah ayat 36.

... إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu (lauhul mahfudz). Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram..."

Menurut penjelasan Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Tafsir al-Fakhrir Razi, setiap pelanggaran yang dilakukan selama bulan haram akan mendapatkan hukuman yang lebih berat, sementara amalan ibadah yang ditujukan kepada Allah akan diberikan pahala yang berlipat ganda. Imam Fakhruddin ar-Razi menyatakan:

وَمَعْنَى الْحَرَمِ: أَنّ الْمَعْصِيَةَ فِيْهَا أَشَدُّ عِقَاباً ، وَالطَّاعَةُ فِيْهَا أَكْثَرُ ثَوَابا

Artinya: "Maksud dari haram adalah sesungguhnya kemaksiatan di bulan-bulan itu memperoleh siksa yang lebih berat dan ketaatan di bulan-bulan tersebut akan mendapat pahala yang lebih banyak."

Baca juga: Naskah Sunda Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Manfaatkeun Sasih Muharam Ku Rupa-rupa Ibadah Sunah

Hadirin rohimakumulloh,

Bulan Muharam merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kebaikan dan ketakwaan kepada Allah. Salah satu momen istimewa dalam bulan Muharram adalah hari 'Asyura.

Pada hari ini, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa. Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan sebuah hadits shahih dari Imam Muslim:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، قَالَ: قَدِمَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ، فَوَجَدَ الْيَهُودَ يَصُومُونَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ فَسُئِلُوا عَنْ ذَلِكَ؟ فَقَالُوا: هَذَا الْيَوْمُ الَّذِي أَظْهَرَ اللهُ فِيهِ مُوسَى، وَبَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى فِرْعَوْنَ، فَنَحْنُ نَصُومُهُ تَعْظِيمًا لَهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: نَحْنُ أَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ فَأَمَرَ بِصَوْمِهِ

Artinya: Dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata: "Rasulullah ﷺ hadir di kota Madinah, kemudian beliau menjumpai orang Yahudi berpuasa di bulan Asyura, kemudian mereka ditanya tentang puasanya tersebut, mereka menjawab: hari ini adalah hari dimana Allah ﷻ memberikan kemenangan kepada Nabi Musa AS dan Bani Israil atas Fir'aun, maka kami berpuasa untuk menghormati Nabi Musa. Kemudian Nabi bersabda: Kami (umat Islam) lebih utama dengan Nabi Musa dibanding dengan kalian, Kemudian Nabi Muhammad memerintahkan untuk berpuasa di hari Asyura."

Dalam riwayat lain, para sahabat bertanya kepada Nabi tentang pentingnya hari 'Asyura yang dihormati oleh orang Yahudi dan Nasrani. Kemudian Nabi menjawab bahwa Insya Allah, pada tahun berikutnya kita akan berpuasa pada hari kesembilan. Dari hadis tersebut, Imam Syafi'i berpendapat bahwa dianjurkan untuk berpuasa pada hari kesembilan dan sepuluh di bulan Muharam.

Hal ini dikarenakan Nabi sendiri berpuasa pada hari Asyura dan berniat untuk berpuasa pada hari kesembilan di bulan Muharam (seperti yang dikutip oleh Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim juz 8 halaman 9).

Dari beberapa riwayat hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa umat Islam dianjurkan untuk berpuasa pada hari kesembilan dan 'Asyura di bulan Muharam.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Kewajiban Taat dan Mendoakan Kebaikan kepada Pemimpin 

Jamaah rohimakumulloh,

Alasan mengapa hari Asyura disebut dengan Asyura (sepuluh) dapat dijelaskan oleh Badaruddin al-'Aini dalam kitab Umdatul Qari' Syarah Shahih Bukhari (juz 11, halaman 117). Beliau menjelaskan bahwa pada hari Asyura, Allah memberikan kemuliaan dan kehormatan kepada sepuluh nabi-Nya. Sepuluh peristiwa tersebut meliputi: (1) kemenangan Nabi Musa atas Fir'aun, (2) pendaratan kapal Nabi Nuh setelah banjir, (3) keselamatan Nabi Yunus dari perut ikan, (4) ampunan Allah terhadap Nabi Adam, (5) keselamatan Nabi Yusuf saat keluar dari sumur, (6) kelahiran Nabi Isa, (7) ampunan Allah untuk Nabi Daud, (8) kelahiran Nabi Ibrahim, (9) Nabi Ya'qub yang kembali dapat melihat, dan (10) ampunan Allah untuk Nabi Muhammad, baik untuk kesalahan masa lalu maupun yang akan datang.

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juni 2026 Bahasa Sunda Tentang Pahala Surga di Bulan Muharam

Jamaah rohimakumulloh,

Puasa pada hari Asyura sangat dianjurkan karena memiliki beberapa keutamaan.

Imam Turmudzi meriwayatkan hadis hasan dalam kitab Sunan Turmudzi, bahwa orang yang berpuasa pada hari 'Asyura akan mendapatkan ampunan dari Allah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

وروى التِّرْمِذِيّ من حَدِيث عَليّ، رَضِي الله تَعَالَى عَنهُ: (سَأَلَ رجل النَّبِي، صلى الله عَلَيْهِ وَسلم: أَي شَيْء تَأْمُرنِي أَن أَصوم بعد رَمَضَان؟ قَالَ: صم الْمحرم، فَإِنَّهُ شهر الله، وَفِيه يَوْم تَابَ فِيهِ على قوم وَيَتُوب فِيهِ على قوم آخَرين) . وَقَالَ: حسن غَرِيب

Artinya: "Suatu ketika seorang laki-laki bertanya pada Nabi, apa yang akan engkau perintahkan kepadaku wahai Nabi setelah saya berpuasa di bulan Ramadan? Nabi bersabda: Berpuasalah di bulan Muharram, Muharram adalah bulan milik Allah, di bulan itu Allah menerima taubat satu kaum dan menerima taubat kaum yang lainnya." (HR Tirmidzi)

Selain itu, Ibnu Majah meriwayatkan hadis sahih dalam kitab Sunan Ibnu Majah yang menyatakan bahwa siapa pun yang berpuasa pada hari Asyura akan diampuni kesalahan satu tahun yang telah berlalu.

Hal ini sesuai dengan sabda nabi:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ»

Artinya: "Berpuasa di hari 'Asyura, sesungguhnya saya mengira bahwa Allah akan menghapus kesalahan di tahun yang telah lalu." (HR Ibnu Majah)

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Pentingnya Jaga Keikhlasan dalam Beribadah

Hadirin rohimakumulloh,

Ibnu al-Jauzi dalam kitab at-Tabshirah menyimpulkan bahwa bulan Muharam adalah bulan yang mulia dan hari Asyura adalah hari yang mulia pula.

Bulan Muharam merupakan waktu yang baik untuk melakukan kebaikan, meraih perdamaian, meningkatkan amal, memberikan sedekah, menyantuni anak yatim, dan membantu mereka yang membutuhkan.

Sebagai bulan awal tahun Hijriah, bulan Muharam menjadi momen yang paling tepat untuk melakukan hijrah, yaitu beralih dari sifat buruk menuju sifat yang terpuji.

Abu Sulaiman, seperti yang dikutip oleh Abu Na'im dalam kitab Hilyatul Auliya', menyatakan:

مَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ أَمْسِهِ فَهُوَ فِي نُقْصَانٍ

Artinya: "Barangsiapa hari ini keadaannya masih sama dengan kemarin, maka ia dalam keadaan kurang baik."

Dari pernyataan tersebut, mari kita gali motivasi kita untuk berubah dan beralih ke perilaku yang baik, dengan semakin mempererat tali persaudaraan, menggunakan potensi yang dimiliki sesuai dengan profesi masing-masing untuk membantu sesama, mendukung agama, dan memberikan kontribusi bagi negara.

Sebagai hamba Allah, kita akan senantiasa mendapatkan perlindungan-Nya selama kita dapat memberikan manfaat dan membantu saudara-saudara yang membutuhkan. Semoga kita menjadi individu yang terus berhijrah menuju kebaikan dan menjadi sosok yang bermanfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa. Aamiin.

باَرَكَ اللهُ لِيْ وَلكمْ فِي القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيّاكُمْ بِالآياتِ وذِكْرِ الحَكِيْمِ. إنّهُ تَعاَلَى جَوّادٌ كَرِيْمٌ مَلِكٌ بَرٌّ رَؤُوْفٌ رَحِيْمٌ

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 12 Juni 2026: 3 Golongan Manusia dalam Al-Quran

Khutbah 2

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

 

Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di: Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved