Rabu, 17 Juni 2026

Bansos 2026

Bansos BPNT Tahap II Juni 2026 Belum Diterima, Begini Solusi Cara Ubah Desil dan Cek Statusnya

Bansos BPNT Tahap II Juni 2026 Belum Diterima, Begini Solusi, Cara Ubah Desil, dan Cek Statusnya

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunKaltim.com
BANSOS BPNT JUNI - Bansos BPNT Tahap II Juni 2026 Belum Diterima, Begini Solusi, Cara Ubah Desil, dan Cek Statusnya. ilustrasi bansos BPNT 
Ringkasan Berita:
  • Pencairan BPNT Juni 2026 masih berlangsung bertahap berdasarkan data DTSEN yang diperbarui Kemensos dan BPS. 
  • Bantuan bisa tertunda karena data NIK tidak sinkron, nama tidak terdaftar dalam DTSEN, atau hasil verifikasi yang menempatkan keluarga pada desil 6–10 sehingga dianggap tidak lagi layak menerima bansos. 
  • Jika data desil tidak sesuai kondisi ekonomi, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos atau kantor desa/kelurahan dan Dinas Sosial. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Berbagai bansos regional dan tambahan, resmi dicairkan setelah melewati finalisasi fiter data, pada tahap II.

Satu diantaranya adalah bansos BPNT yang juga masuk dalam rincian 5 bansos regional dan tambahan yang akan berlanjut dicairkan periode Juni 2026 ini.

sesuai dengan sitem Kemensos dimana setiap triwulan bulan berjalan, akan menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS, yakni per tanggal 10. 

Perubahan data penerima bantuan adalah sesuatu hal yang wajar.

Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 70 Operator Data Desa yang terlibat dalam pembaharuan data, termasuk untuk penerima BPNT di Juni ini.

Disamping itu, tinginya tingkat penyaluran, tak menutup kemungkinan berbagai penyebab terjadi dan penyaluran dana ke reking pun terhambat bahkan berhenti.

Situasi ini umumnya bukan kesalahan teknis semata, melainkan berkaitan dengan prosedur administratif dan tahapan pencairan yang perlu dipahami secara menyeluruh. 

Dimana terdapat beberapa penyebab utama yang bisa saja terjadi kepada para penerima.

Baca juga: Cara Cepat Cairkan Bansos PKH Tahap II Juni yang Tertunda, Lengkap Link Cek Status

Lantas apa saja penyebab dari keterlambatan tersebut?

Tak jauh beda dari PKH, salah satu penyebab utama bansos BPNS tidak cair adalah pembaruan data yang dilakukan secara berkala. 

Evaluasi yang dilakukan pemerintah menunjukkan bahwa masih terdapat ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bansos.

Berdasarkan DTSEN Volume 2 tahun 2026, terdapat sekitar 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang dikeluarkan dari daftar penerima bansos akibat inclusion error. Angka ini setara dengan 0,06 persen dari total penerima bansos Triwulan I 2026.

Di sisi lain, Kemensos juga memasukkan penerima baru dari hasil pemutakhiran data. Dari 77.014 keluarga yang sebelumnya belum memiliki desil, sebanyak 27.176 keluarga kini sudah terklasifikasi melalui ground check.

Selain itu, data yang tidak sesuai menjadi salah satu faktor bansos yang tidak cair. Misalnya ketika Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak sinkron dengan data di Kartu Keluarga atau sistem Dukcapil.

Disamping itu, Penyebab lain adalah tidak terdaftarnya nama dalam DTSEN. Data ini merupakan basis utama dalam penyaluran bansos. Jika nama tidak tercantum atau terhapus dari sistem, maka bantuan tidak akan bisa dicairkan.

Pemerintah bertujuan untuk memperketat indikator penilaian penerima bansos. Tujuannya adalah memastikan bantuan hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dalam proses verifikasi, pemerintah bekerja sama dengan Bank Indonesia serta bank-bank Himbara untuk mengidentifikasi aktivitas keuangan penerima bansos.

Beberapa indikator utama yang digunakan dalam penilaian yang tergolong fatal adalah seperti Memiliki cicilan atau pinjaman aktif, Kepemilikan aset dan pola konsumsi tinggi, Kepesertaan BPJS atau asuransi tertentu, Saldo tabungan dan riwayat rekening, Aktivitas finansial yang mencurigakan, serta Status pekerjaan anggota keluarga.

Seluruh indikator tersebut akan menentukan posisi rumah tangga dalam skala desil kesejahteraan. 

Jika masuk dalam desil 6 hingga 10, maka bansos tidak akan cair karena dianggap sudah tidak termasuk kategori miskin atau rentan.

Lantas bagaimana cara mengubah desil yang tidak sesuai dengan keadaan KPM?

Baca juga: Cara Cek Desil Penerima Bansos BLT Kesra Juni 2026 di HP, Namamu Masih Masuk Pencairan Juni?

Cara Ubah Ranking Desil di DTSEN

Bagi KPM yang merasa tegolong dalam desil 5 kebawah perlu merubah status secepat mungkin.

Hal ini demi mempermudah jangkauan Bansos, dan tidak menutup kemungkinan akan terbuka jalur bansos lain, jika desil memenuhi syarat.

Adapun, sebelum mengubah data pada DTSEN, penerima terlebih dahulu mengecek status desil terakhir yang telah didata, agar tidak keliru.

Hal ini bertujuan agar menghindari miskomunikasi, dan kerusakan data yang duplikat, serta kegagalan pencairan.

Pengencekan bisa dilakukan via website Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/, maupun melalui Aplikasi Cek Bansos yang telah tersedia.

Jika data yang tersedia berada di Desil 5, segeralah untuk merubah data.

Terdapat dua cara untuk mengubah data yang tidak sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat, diantaranya:

1. Via Aplikasi Cek Bansos

Unduh dan login ke aplikasi Cek Bansos Klik menu Pembaruan Data Ajukan usulan pembaruan dan isi seluruh pertanyaan yang tersedia Data akan diverifikasi dan petugas sosial akan melakukan kunjungan langsung Hasil survei menjadi dasar pembaruan DTSEN

2. Via Kantor Desa, Kelurahan atau Dinsos

Datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat Atau ke Dinas Sosial kabupaten/kota Ajukan permohonan pembaruan data DTSEN Petugas akan melakukan survei lapangan Data diproses dan diserahkan ke BPS Proses pemeringkatan dilakukan setiap 3 bulan sekali Pembaruan desil tidak langsung mengubah status bansos secara instan. Seluruh usulan tetap melalui proses verifikasi, survei, dan pemeringkatan ulang sesuai jadwal nasional DTSEN.

Baca juga: Cara Cek Penerima Bansos BLT Kesra 2026 melalui Laman Kemensos, Langsung Cair 900Ribu ke Rekening!

Cara Cek Status Penerima Bansos Juni 2026

Penerima dapat mengecek status bansos secara online lewat HP tanpa perlu aplikasi tambahan.

Pemeriksaan dilakukan melalui situs resmi Kementerian Sosial. Berikut panduannya:

  1. Buka situs di link https://cekbansos.kemensos.go.id
  2. Pilih wilayah domisili sesuai KTP (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan)
  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP pada kolom “Nama PM”
  4. Ketik kode captcha yang muncul di layar
  5. Klik tombol “Cari Data”
  6. Jika nama Anda terdaftar, sistem akan menampilkan informasi lengkap mengenai:
    • Nama penerima manfaat (KPM)
    • Jenis bantuan yang diterima (beras/ pangan, uang tunai, atau BPNT)
    • Status penyaluran (sudah atau belum cair)
    • Periode pencairan bansos
    • Apabila muncul keterangan “Tidak Terdaftar Peserta/PM”, berarti Anda tidak termasuk dalam daftar penerima dua bansos ini.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved