Kamis, 21 Mei 2026

Gerhana Bulan Total

8 Jam Lagi Akan Terjadi Gerhana Bulan Total, Saat Ini Sumatera Sudah Terlihat Gelap

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bisa Disaksikan Seluruh Indonesia, Ini Rincian Durasi dan Amalan yang Perlu Dikerjakan

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
GERHANA BULAN 2026 - Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bisa Disaksikan Seluruh Indonesia, Ini Rincian Durasi dan Amalan yang Perlu Dikerjakan.Ilustrasi gerhana bulan 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Masyarakat tanah air akan kembali menyaksikan fenomena langkah, Gerhana Bulan pada hari ini (3/3/2026).

Hal ini disampaikan langsung Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Berdasarkan Almanak 2026 yang dirilis resmi.

Dimana fenomena ini terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus, sehingga Bulan sepenuhnya masuk ke dalam umbra atau bayangan inti Bumi ini, akan kembali bisa disaksikan seluruh masyarakat tanah air, tentunya tanpa alat bantu.

BMKG menyebutkan bahwa gerhana ini terlihat jelas di semua zona waktu di Indonesia, dengan fase puncak, Bulan akan tampak berwarna merah, sebuah fenomena yang dikenal sebagai blood moon.

Warna merah ini muncul akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi: cahaya biru tersebar lebih banyak, sementara cahaya berwarna merah tetap diteruskan hingga mengenai permukaan Bulan.

Baca juga: Setelah Gerhana Bulan, Akan Menyusul Gerhana Matahari Parsial, Catat Ini Lokasi yang Bisa Saksikan

Adapun, tak seperti gerhana Matahari, fenomena ini akan berlangsung selama beberapa jam, sehingga masyarakat memiliki kesempatan panjang untuk mengamatinya dari awal hingga akhir, dengan rincian waktu sebagai berikut:

  • 15:44 WIB: Gerhana Bulan masuk bayangan penumbra (bayangan semu Bumi).
  • 16:50 WIB: Gerhana Bulan masuk bayangan umbra (bayangan inti Bumi).
  • 17:15 WIB: Persiapan mulai membaca istigfar, dan gema takbir sebanyak-banyaknya, mengagungkan Asma Alloh.
  • 17:30 WIB: Gema Takbir.
  • 18:15 WIB: Gema Adzan Magrib untuk daerah Bandung, dan sekitarnya (daerah lain menyesuaikan dengan jadwal dari Kemenag/BHR/MUI), dan berbuka puasa.
  • 18:20 WIB: Sholat Magrib.
  • 18:30 WIB: Melanjutkan Gema Takbir.
  • 18:35 WIB: Gerhana Bulan masuk fase puncak/maksimal total/ bulan berwarna merah-gelap.
  • 18:35 WIB: Semakin memperbanyak gema takbir hingga menjelang isya, agar diberikan keselamatan.
  • 19:20 WIB: Gema Adzan Isya untuk daerah Bandung, dan sekitarnya (daerah lain menyesuaikan jadwal).
  • 19:25 WIB: Sholat Isya.
  • 19:35 WIB: Sholat Gerhana Bulan.
  • 19:40 WIB: Khutbah Gerhana (isi ringkas, padat).
  • 19:45 WIB: Sholat Tarawih, dan Witir.
  • 20:17 WIB: Gerhana lepas bayangan umbra (bayangan inti Bumi).
  • 20:25 WIB: Do'a, melanjutkan takbir hingga bulan bercahaya purnama intensitas 100 persen kembali.
  • 21:23 WIB: Gerhana lepas bayangan penumbra (bayangan semu Bumi).

Baca juga: 7 Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Terjadi Gerhana Bulan Total, Mari Dekatkan Diri Pada Allah SWT

Selain Indonesia, fenomena tersebut juga dapat diamati dari kawasan Amerika, Australia, serta sebagian besar wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Tengah.

Gerhana Bulan Total menjadi salah satu dari empat peristiwa gerhana yang terjadi sepanjang 2026, terdiri atas dua gerhana Bulan dan dua gerhana Matahari. 

Peristiwa pada awal Maret ini menjadi yang paling dinantikan karena bisa diamati langsung tanpa alat bantu khusus.

Masyarakat juga dapat menyaksikan siaran langsung melalui laman resmi BMKG di gerhana.bmkg.go.id.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved