Minggu, 3 Mei 2026

Kalender 2026

Ada Libur Panjang di Peringatan Tahun Baru Imlek 2026, Warga Priangan Bisa Munggahan

Berikut ini penjelasan tentang kabar ada libur panjang di Peringatan Tahun Baru Imlek 2026, Warga Priangan Bisa Munggahan

Tayang:
Kementerian Agama Provinsi Aceh
KALENDER FEBRUARI 2026 - Ada Libur Panjang di Peringatan Tahun Baru Imlek 2026, Warga Priangan Bisa Munggahan 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, ternyata jelang Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year 2577 Kongzili, ini ada ada libur panjang.

Momen libur ini tentunya selain bisa digunakan oleh masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek juga yang tidak merayakan.

Terlebih waktu libur panjangnya bertepatan dengan momen menjelang datangnya Bulan Ramadan 1447 H, yang biasanya dimanfaatkan masyarakat muslim khususnya di Priangan dengan melakukan munggahan.

Untuk diketahui, Tahun Baru Imlek (Chinese New Year) merupakan perayaan pergantian tahun dalam kalender lunar Tionghoa.

Sebagai informasi, jika di tahun 2026 ini perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026.

Melansir laman China Highlights, Tahun Baru Imlek 2026 adalah Tahun Kuda, lebih tepatnya, Kuda Api.

Baca juga: Kalender Februari 2026: Ini Libur Tahun Baru Imlek dan Cuti Bersama Menurut SKB 3 Menteri

Namun, bagi masyarakat Indonesia yang jadi pertanyaan terbesarnya adalah perihal berapa hari libur Imlek dilaksanakan.

Pasalnya, libur Tahun Baru Imlek ini dibarengi dengan long weekend atau libur panjang lho.

Biar tak penasaran, yuk langsung kita simak ini dia informasi perihal libur Tahun Baru Imlek 2026.

Baca juga: Mengenal Tradisi Ciam Si, Tradisi Kuno Masyarakat Tionghoa yang Selalu Hadir Saat Imlek Tiba

Berapa Hari Libur Tahun Baru Imlek 2026?

Tribuners, peringatan Imlek 2026 dijadikan sebagai Hari Libur Nasional.

Ada juga cuti bersama sebelum libur nasional Imlek.

Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Cuti Bersama Imlek 2026 hanya satu hari pada tanggal 16 Februari. Ini rinciannya.

Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Dan, Tahun Baru Imlek akan dilaksanakn satu hari berikutnya di hari Selasa, 17 Februari 2026.

Baca juga: 8 Tradisi yang Sering Dilakukan Masyarakat Tionghoa dalam Menyambut Tahun Baru Imlek

Baca juga: 25 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 untuk Kerabat Dekat, Bikin Imlek Makin Hangat

Jadwal Libur Imlek 2026

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Imlek 2026 jatuh setelah libur akhir pekan, yakni pada:

  • Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  • Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Baca juga: Bukan Cuman Sehari, Ini Jadwal Libur Tahun Baru Imlek 2026 Menurut SKB 3 Menteri

Sehingga, ada long weekend Imlek 2026 selama empat hari. Ini tanggal-tanggalnya:

  • Sabtu, 14 Februari 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 15 Februari 2026: Libur akhir pekan
  • Senin, 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
  • Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

Terkait momen libur ini juga menjadi momen munggahan bagi masyarakat muslim, karena awal Ramadan 1447 H diprediksi akan dimulai pada 19 Februari 2026.

Sebagai informasi munggahan adalah tradisi masyarakat Muslim, khususnya suku Sunda, untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh sukacita dan rasa syukur.

Dilakukan pada akhir bulan Sya'ban, tradisi ini bertujuan mempersiapkan fisik dan rohani melalui silaturahmi, saling bermaafan, ziarah kubur, dan makan bersama (botram). 

Kata munggahan berasal dari kata bahasa Sunda "munggah" yang berarti naik, maknanya adalah naik ke bulan yang lebih suci atau tinggi derajatnya (Ramadan).

Waktu pelaksanaan munggahan biasanya dilakukan satu atau dua hari menjelang bulan Ramadan, atau pada minggu terakhir bulan Syaban.

Momen ini biasanya digunakan untuk bersilaturahmi, berkumpul bersama keluarga besar, tetangga, atau teman kerja. Saling berbagi makanan dan makan bersama, saling bermaaf-maafan untul membersihkan diri dari kesalahan sebelum berpuasa.

Selain itu bisa dilakukan berkunjung dan mendoakan makam orang tua atau leluhur, memberikan sedekah pada sehari menjelang bulan puasa.

Sedakah dilakukan sebagai bentuk syukur atas kesempatan bertemu Ramadan kembali, mempererat tali silaturahmi, serta mempersiapkan mental dan spiritual agar ibadah puasa lebih maksimal. 

Tradisi ini tetap lestari dan menjadi momen penting untuk menjalin keakraban sosial sebelum memasuki bulan penuh berkah. 

Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di: Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved