Selasa, 9 Juni 2026

Hari Kesaktian Pancasila

Naskah Sambutan Singkat untuk Hari Kesaktian Pancasila 2025 Sesuai Tema

Berikut Ini Dia Contoh Teks Sambutan Singkat untuk Hari Kesaktian Pancasila 2024 Sesuai Tema

Tayang:
Tribunnews.com/https://www.bankjim.com
Contoh Teks Sambutan Singkat untuk Hari Kesaktian Pancasila 2024 Sesuai Tema 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, spesial di tanggal 1 Oktober 2025 tahun ini, kita kembali memperingati momen Hari Kesaktian Pancasila.

Yang mana, Hari Kesaktian Pancasila ini adalah sebuah momen untuk kita mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang telah gugur pada peristiwa G30S/PKI.

Pemberontakan dilakukan oleh beberapa kelompok tertentu, termasuk PKI, yang bertujuan untuk mengganti Pancasila sebagai ideologi bangsa menjadi komunisme.

Bahkan, di tahun 1965 saat peristiwa itu terjadi, sejarah mencatat adanya penculikan dan pembunuhan terhadap enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI AD pun terjadi dalam satu malam.

Mayat dari ketujuh perwira baru ditemukan pada 4 Oktober 1965 di sebuah sumur sedalam 12 meter, di sebuah daerah yang kini bernama Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Selain itu, di Hari Kesaktian Pancasila 2025 pun dilaksanakan berbagai kegiatan yang salah satunya adalah melaksanakan upacara.

Melalui upacara, kita dapat memperkuat kembali semangat nasionalisme dan meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap Pancasila.

Berikut ini dia beberapa contoh teks sambutan singkat untuk Hari Kesaktian Pancasila yang sesuai dengan tema peringatan.

Contoh Teks Sambutan Hari Kesaktian Pancasila (1)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hadirin yang berbahagia,

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul bersama pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Hari Kesaktian Pancasila adalah momen bersejarah yang mengingatkan kita pada jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam tragedi G30S/PKI. Peristiwa ini menjadi upaya kelam untuk menggantikan Pancasila, dasar negara kita yang luhur, dengan ideologi komunis yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia. Gerakan ini tak hanya berusaha merusak sendi-sendi negara, tetapi juga mengancam persatuan bangsa yang beraneka ragam ini.

Para pendiri bangsa telah merumuskan Pancasila dengan pemikiran mendalam, menjadikannya pedoman hidup yang abadi bagi seluruh rakyat Indonesia. Pancasila tidak hanya menjadi falsafah negara, tetapi juga cerminan dari kehidupan sehari-hari masyarakat kita yang mengedepankan persatuan, keadilan sosial, serta ketuhanan yang maha esa. Namun, pada tahun 1965, PKI dengan kejamnya menculik para jenderal bangsa, mencoba memisahkan kita dari ideologi luhur ini. Tetapi, berkat rahmat Tuhan dan kekuatan dari seluruh rakyat Indonesia, upaya tersebut berhasil digagalkan.

 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved