Rabu, 22 April 2026

Demo di DPR RI

Aksi Demo Kembali Digelar 9 September 2025 Siang Ini, Berikut Daftar Tuntutan BEM UI Hari Ini

Berikut Aksi Demo Kembali Digelar 9 September 2025 Siang Ini, Berikut Daftar Tuntutan BEM UI Hari Ini

Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin
Puluhan mahasiswa dari BEM FKIP dan Paperta Unsil serta Indonesia Green Movement (IGM) geruduk Kantor DPRD dan Bale Kota, pada Rabu (11/6/2025). Berikut Aksi Demo Kembali Digelar 9 September 2025 Siang Ini, Berikut Daftar Tuntutan BEM UI Hari Ini 

TRIBUNPRIANGAN.COM – Tribuners, sampai hari ini masyarakat Indonesia terus menyuarakan dan menggaungkan "Tuntutan Rakyat" kepada pemerintah.

Hari ini tepatnya Selasa, 9 September 2025 kembali digelar aksi unjuk rasa yang dilaksanakan di Jakarta.

Yang mana, khusus di aksi unjuk rasa tanggal 9 September 2025 ini Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar demo bertajuk “#RakyatTagihJanji” di gerbang Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pukul 13.00 WIB.

Hal itu sudah dikatakan langsung oleh Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2025 Bima Surya.

Bima Surya mengatakan jika hari ini akan ada ratusan massa yang akan mengikuti demo 9 September 2025.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Kembali Digelar 8 September 2025 Hari ini, Berikut 3 Demo yang Digelar

Menurut Bima, jumlah peserta diperkirakan bertambah hingga siang hari, seiring dengan massa yang lebih dulu berkumpul di Lapangan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Depok, pukul 10.00 WIB tadi pagi.

Rencananya, mereka baru bergerak menuju Jakarta sekitar pukul 12.00 WIB.

Ia menegaskan, aksi ini terbuka untuk masyarakat umum. BEM UI juga mengundang aliansi ojek online serta berbagai BEM kampus lain untuk bergabung.

Baca juga: Benarkah Demo Digelar Lagi 7 September 2025 , Ini Isi 5 Tuntutan Asosiasi Ojol untuk Pemerintah

Suarakan 17+8 Tuntutan Rakyat

Nah Tribuners, untuk demo hari ini akan berfokus pada “17+8 Tuntutan Rakyat” yang disusun berdasarkan kajian akademis dari seluruh fakultas di UI. 

“Utamanya di 17 tuntutan dengan landasan kajian akademis yang memadai, kami sudah membagi tiap fakultas dalam pengerjaan kajian tersebut,” jelas Bima. 

“Rencananya, hasil kajian akan kami serahkan ke DPR RI,” tambahnya. 

Oleh karena itu, demo hari akan terus berlangsung sampai anggota DPR RI menemui massa.

Adapun “17+8 Tuntutan Rakyat” merupakan bentuk rangkuman dari kritik masyarakat yang ramai disuarakan di media sosial dan di lapangan.

Baca juga: Demo Kembali Digelar 7 September 2025 Besok, Berikut Isi 5 Tuntutan Asosiasi Ojol untuk Pemerintah

Isi 17+8 Tuntutan Rakyat

Adapun tuntutan yang disusun berjudul "17+8 Tuntutan Rakyat sebagai berikut:

Deadline 5 September

1. Bentuk Tim Investigasi Independen kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, maupun semua korban kekerasan dan pelanggaran HAM oleh aparat lainnya selama demonstrasi 28-30 Agustus dengan mandat jelas dan transparan.

2. Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil, kembalikan TNI ke barak.

3. Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran.

4. Tangkap, adili, dan proses hukum secara transparan para anggota dan komandan yang memerintahkan dan melakukan tindakan kekerasan.

5. Hentikan kekerasan oleh kepolisian dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia.

6. Bekukan kenaikan gaji/tunjangan anggota DPR dan batalkan fasilitas baru.

7. Publikasikan transparansi anggaran (gaji, tunjangan, rumah, fasilitas DPR) secara proaktif dan dilaporkan secara berkala.

8. Selidiki kepemilikan harta anggota DPR yang bermasalah oleh KPK.

9. Dorong Badan Kehormatan DPR untuk periksa anggota yang melecehkan aspirasi rakyat.

10. Partai harus pecat atau jatuhkan sanksi tegas kepada kader partai yang tidak etis dan memicu kemarahan publik.

12. Anggota DPR harus melibatkan diri di ruang dialog publik bersama mahasiswa dan masyarakat sipil guna meningkatkan partisipasi bermakna.

13. Tegakkan disiplin internal agar anggota TNI tidak mengambil alih fungsi Polri.

14. Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja (guru, nakes, buruh, mitra ojol).

15. Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja (guru, nakes, buruh, mitra ojol).

16. Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak.

17. Buka dialog dengan serikat buruh untuk solusi upah minimum dan outsourcing.

Baca juga: Apakah Akan Ada Demo Kembali di Hari Sabtu 6 September 2025 Besok? Cek Ini Dia Faktanya

Baca juga: Demo 5 September 2025 Hari Ini, Berikut Isi Tuntutan untuk Presiden, DPR RI dan TNI Polri

Deadline 31 Agustus 2026

1. Bersihkan dan Reformasi DPR Besar-Besaran  

2. Reformasi Partai Politik dan Kuatkan Pengawasan Eksekutif  

3. Susun Rencana Reformasi Perpajakan yang Lebih Adil  

4. Sahkan dan Tegakkan UU Perampasan Aset Koruptor, Penguatan Independensi KPK, dan Penguatan UU Tipikor  

5. Reformasi Kepolisian agar Profesional dan Humanis  

6. TNI Kembali ke Barak, Tanpa Pengecualian  

7. Perkuat Komnas HAM dan Lembaga Pengawas Independen

8. Tinjau Ulang Kebijakan Sektor Ekonomi & Ketenagakerjaan

 

Simak berita update TribunPriangan.com lainnya di: Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved