Sabtu, 9 Mei 2026

Longsor Cisarua KBB

Update Longsor Cisarua: 84 Orang Masih Tertimbun dan 9 Orang Ditemukan Meninggal

Update longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebanyak 84 orang masih hilang dan 9 orang meninggal

Tayang:
Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/adi ramadan
TANAH LONGSOR - Tanah longsor terjadi di Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (25/1/2026). 
Ringkasan Berita:* Update longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebanyak 84 orang masih hilang dan 9 orang warga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
 
* Kondisi itu membuat tim SAR gabungan kesulitan untuk melakukan pencarian serta mengevaluasi korban. Hal itu juga menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pencarian yang akan digunakan nanti.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Adi Ramadhan Pratama 


TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG BARAT - Update longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, sebanyak 84 orang masih hilang dan 9 orang warga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Proses pencarian korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat memasuki hari kedua, Senin (26/1/2026).

Tim SAR gabungan berencana melanjutkan pencarian korban pada pukul 07.00 WIB, hari ini. Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan pencarian direncakan akan diawali dengan briefing. 

Di mana hal itu dilakukan untuk membagi tugas personel di lapangan. Mengingat, titik longsoran tersebut melanda dua kampung yaitu Pasir Kuda dan Pasir Kuning, dengan diperkiraan mencapai tiga kilometer.

"Iya, kami akan melaksanakan pencarian lagi di pukul 07.00 WIB. Kami akan melakukan apel pagi untuk briefing memberikan tugas dan membagi tim," ujarnya kepada awak media pada Sabtu (24/1/2026) malam.

Baca juga: BREAKING NEWS! Bencana Dini Hari di Cisarua KBB, 30 Rumah Tertimbun, 4 Warga Meninggal

Berdasarkan hasil asesmen sementara, Ade mengungkapakan bahwa material longsoran di Desa Pasirlangu pada hari pertama pencarian korban (24/1/2026), masih didominasi tanah lunak yang bercampur air.

Kondisi itu membuat tim SAR gabungan kesulitan untuk melakukan pencarian serta mengevaluasi korban. Hal itu juga menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pencarian yang akan digunakan nanti.

"Kami lihat situasi dulu. Alat berat sebnarnya sudah disiapkan, tapi belum bisa diturunkan. Kami menggunakan alat kontruksi, proses manual. Kalau memang lokasi memungkinkan, kami bisa turunkan alat berat," katanya

Ade menuturkan, timbunan material longsoran diperkirakan mencapai ketebalan sekitar lima meter. Hal tersebut sesuai dengan laporan dari kepala desa setempat, terkait rumah-rumah warga yang tertimbun.

"Rumah-rumah yang terkubur dari longsoran itu sekitar 5 meter. Jadi dari luas area 100 meter lebarnya. Dari mahkota longsoran hingga ke titik akhir longsor itu sekitar tiga kilometer," ucapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki tim SAR gabungan, korban yang dilaporkan hilang di kawasan longsoran tersebut mencapai 84 orang. Di mana untuk saat ini tim SAR, baru menemukan 9 orang yang meninggal dunia.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved