Rabu, 13 Mei 2026

Dadang Naser dan Dedi Mulyadi Tanam Pohon Bareng di Area PTPN Malabar Pangalengan

Anggota DPR RI Dadang Naser bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat

Tayang:
Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/istimewa
TANAM POHON - Anggota DPR RI Dadang Naser bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat menanam pohon teh 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG – Anggota DPR RI Dadang Naser bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat melaksanakan penanaman tanaman teh di wilayah PTPN 1 Regional 2 Kebun Malabar Blok Pahlawan, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan konservasi lingkungan di kawasan rawan bencana sekaligus pemulihan fungsi hutan dan lahan perkebunan di wilayah selatan Kabupaten Bandung.

Dadang Naser menegaskan, penataan kawasan harus dilakukan secara jelas dengan pembagian fungsi lahan yang tegas antara area yang dijaga oleh PTPN dan Perhutani. Menurutnya, harus ditentukan secara pasti area yang diperbolehkan untuk tanaman sayur dan area yang wajib ditanami tanaman keras.

“Ini bukan melarang masyarakat bertani, tapi menata agar alam tetap terjaga. Ada kawasan agroforestri yang menerapkan sistem tumpang sari, tanaman tidak semusim, sehingga masyarakat tetap mendapatkan manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan,” ujar Dedi.

Penanaman juga dilakukan dalam rangka mendukung program Citarum Harum, agar tata air tetap terjaga dan aliran air bisa dinikmati masyarakat di hilir. Dedi mengingatkan pentingnya kesadaran bersama untuk menjaga alam agar bencana tidak terjadi seperti yang pernah melanda sejumlah wilayah di Sumatera akibat kerusakan hutan.

Baca juga: Tanam Pohon di Puncak Bogor, PTPN I dan Rieke Diah Pitaloka Komitmen Jaga Lingkungan

“Kabupaten Bandung ini rawan bencana dan sudah ditetapkan BNPB. Karena itu, menjaga pohon dan menanam pohon adalah bentuk mitigasi. Kita tidak ingin tanda-tanda bencana seperti banjir akibat lereng gundul terus berulang,” tegasnya.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, berkaca dari bencana Sumatera ia menginginkan Jabar jauh dari bencana dengan menjaga lingkungan.

"Sumatera mirip Jabar, di kita sudah ada ciri-cirinya, maka dari itu kita harus jaga," ujar Dedi.

Ia menambahkan, saat ini telah ada komitmen bersama antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Kodam III/Siliwangi, Polda Jawa Barat, PTPN, dan Perhutani untuk menjaga kawasan konservasi serta mencegah kerusakan hutan lebih lanjut.

“Dinas Perkebunan Provinsi bersama warga yang selama ini menjadi buruh tani sayur juga dilibatkan untuk menanam pohon. Pangdam sudah mulai membersihkan kawasan Citarum Harum, dan ke depan patroli akan terus dilakukan agar tidak ada lagi perusakan hutan,” katanya.

Dedi menegaskan, aktor utama perusakan hutan akan diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk ditindak tegas. Ia berharap pengawasan ketat dapat mencegah terulangnya kerusakan lingkungan di wilayah Bandung.

Sementara itu, Region Head PTPN 1 Regional 2, Desmanto, menyampaikan bahwa dari total sekitar 6.000 hektare kawasan agrowisata, sekitar 1.500 hektare sempat mengalami alih fungsi. Namun sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, pihaknya berkomitmen untuk mengembalikan fungsi lahan tersebut.
“Kami akan mengembalikan kawasan itu dengan tanaman teh, kina, dan kopi. Semuanya berbasis green approach dan murni untuk menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Desmanto.

Penanaman simbolis ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam, mengurangi risiko bencana, sekaligus memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar hutan dan perkebunan.

Acara penanaman pohon juga dihadiri oleh Plt Dirut Perhutani Anis Harjanto, Ketua FPHJ Eka Santosa, dan segenap aktivis lingkungan dan masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved