Sabtu, 25 April 2026

Nagreg Kembali Padat Mengular, Polresta Bandung Sempat Lakukan One Way Dini Hari Tadi

Tadi malam menjadi puncak arus mudik yang melintasi Nagreg Kabupaten Bandung, antrean kendaraan pun tak terhindarkan.

Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/lutfi
Puncak arus mudik di Jalur Selatan Jawa Barat, khususnya Cileunyi- Nagreg Kabupaten Bandung, terjadi Senin (8/4/2025) bahkan tadi malam terdapat antrean kendaraan di Nagreg. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Tadi malam menjadi puncak arus mudik yang melintasi Nagreg Kabupaten Bandung, antrean kendaraan pun tak terhindarkan.

Bahkan Selasa (9/4/2024) hingga dini hari, antrean kendaraan terjadi mulai dari Limbangan Kabupaten Garut, hingga Nagreg, Kabupaten Bandung.

Menurut Humas Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, H-2 lebaran menjadi puncak arus mudik lebaran 2024 di Jalur Selatan Jabar, khususnya Nagreg.

"Tadi sekitar mulai setengah dua dinihari ada stuck karena ada peningkatan aktivitas di seputar limbangan. Sehingga terjadi kepadatan arus, yang ekornya sampai ke wilayah sekitar Ma Ecot Nagreg," kata Eric, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya.

Eric mengatakan, namun karena arus dari tasik menuju Bandung masih kecil.

"Sehingga tadi sempat dilakukan rekayasa lalu lintas, one way, oleh jajaran Polresta Bandung. Sehingga kemacetan tidak berlangsung lama, hanya sekitar satu jam," ujar Eric.

Menurut Eric, pemandangan jalur Nagreg, selama arus mudik 2024 kendaraan berhenti dan mengkor hingga Nagreg seperti dini hari tadi hanya terjadi di H-1.

"Tadi kami sempat bikin hastag nagreg is back karena memang karakter Nagreg dari dulu seperti itu," tuturnya.

Namun Eric mengaku, bersyukur karena puncak arus mudik sudah terlewati tadi malam.

"Baru kali ini terjadi seperti ini. Jadi memang saya sendiri yakin, puncak arus mudik sudah terlewati di H-2," katanya.

Sebab Biasanya, kata Eric, karakter masyarakat H-1 mereka sudah berada di kampung halaman.

"Hanya yang tinggal pulang, itu biasanya yang nanti malam mudik jarak dekat, seperti  rombongan tukang cukur dari Garut," ujar dia.

Biasanya kata Eric, mereka bekerja dan masih melayani masyarakat sampai pukul 19.00 WIB yang dari wilayah Bandung Raya, setelah itu mereka baru bergerak.

"Itu real terjadi, iya jadi pemudik lokal jurusan Garut biasanya (yang berangkat H-1 Lebaran)," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved