Minggu, 12 April 2026

Harga Beras di Pangandaran Melonjak Tinggi, Bikin Pusing Ibu-ibu

Bulan februari 2024 ini, harga beras medium maupun beras Premium di Pangandaran masih melonjak tinggi.

Editor: ferri amiril
Kompas.com
Pedagang beras di Pasar Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengeluhkan penjualan yang semakin menurun lantaran harga beras mulai melonjak. (KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah) 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Bulan februari 2024 ini, harga beras medium maupun beras Premium di Pangandaran masih melonjak tinggi.

Di warung eceran, harga beras medium yang sebelumnya senilai Rp 14 ribu naik menjadi Rp 15 ribu perkilogram.

Kemudian, harga beras premium sebelumnya senilai Rp 15 ribu perkilogram naik menjadi Rp 16.500 per kilogram.

Naiknya harga kebutuhan pokok tersebut tentu membuat sejumlah warga khususnya para ibu - ibu mengeluh.

Salah satunya dikeluhkan Nining (35) warga di Kawarasan Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Nining mengaku merasa pusing ketika ingin mencukupi kebutuhan pokok dapur untuk keluarganya. Karena, seperti beras sekarang harganya terus meningkat.

"Di warung mang Sarna, sekarang harga beras Rp 16.500 perkilogram. Seminggu sekali, saya pasti beli terus," ujar Nining kepada TribunPriangan.com di depan rumahnya, Senin (19/2/2024) siang.

Dahulu, Ia mengaku cukup lama tidak membeli beras karena masih ada padi hasil dari panennya. 

"Kemarin kan kemarau panjang, jadi tidak bisa tanam padi. Terus, sekarang baru tanam dan  masih lama menunggu panen," katanya.

Kepala Dinas  Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida mengatakan bahwa stok kebutuhan masuh tercukupi.

"Seperti kebutuhan beras medium, ketersediaan 9.120 dari kebutuhan 8.880 kilogram. Premium ketersediaanya 1.560 dari kebutuhan 1440 kilogram," ujarnya.

Menurutnya, kenaikan barang kebutuhan pokok ini sudah terjadi sebelum Pemilu kemarin berlangsung.

"Dari data update sebelum pelaksanaan Pemilu memang sudah naik," ucap Tedi.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved