Selasa, 28 April 2026

Angin Puting Beliung Terjang Sukaraja

6 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Kabupaten Tasikmalaya

FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya mencatat ada enam rumah yang terdampak akibat puting beliung terjadi di Desa Taruna Jaya

Tayang:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Machmud Mubarok
istimewa/Kiriman FK Tagana for tribunpriangan.com
BERSIHKAN DAHAN - Warga Desa Taruna Jaya, Kecamatan Sukaraja tengah membersihkan dahan pohon yang roboh akibat diterjang puting beliung terjadi pada Jumat (16/1/2026) sore. Dalam kejadian ada enam rumah rusak. 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN  TASIKMALAYA - FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya mencatat ada enam rumah yang terdampak akibat puting beliung terjadi di Desa Taruna Jaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (16/1/2026).

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Tarunajaya pada pukul 15.30 WIB, mengakibatkan kerusakan pada 6 rumah di Kampung Galumpit, 1 tiang listrik di Kampung Kadu Halang, dan kubah masjid yang terbawa angin saat hujan deras.

Keempat rumah yang rusak tersebut milik Ides (1 KK, 2 jiwa), Wawan (1 KK, 2 jiwa), Adun (1 KK, 1 jiwa) dan Anah (1 KK, 1 jiwa), Nana dan Ina dengan kondisi rumah mengalami rusak sedang.

"Tim Tagana Kabupaten Tasikmalaya langsung melakukan assessment dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Mereka juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi," ungkap Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya dikonfirmasi TribunPriangan.com, Jumat sore.

Baca juga: Breaking News - Atap Rumah Hingga Kubah Masjid di Tasikmalaya Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Hujan deras yang disertai angin putting beliung mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah serta kabel listrik, genteng terbawa angin, serta kubah mesjid kami Al Ikhlas Galumpit terbawa angin

"Dampak Kejadian ada beberapa rumah rusak bagian atap yang berada di Desa Taruna Jaya, selain itu ada kubah masjid terbawa angin. Untuk korban jiwa nihil," ucap Jembar.

Ia menuturkan, upaya yang dilakukan pihaknya bersama perangkat desa, Anggota Polsek, anggota koramil dan Tagana membersihkan puing-puing bekas reruntuhan bersama masyarakat. 

"Kondisi terkini angin dan hujan sudah reda, dan saat ini menunggu pihak PLN membereskan jalur yang terdampak. Untuk kerugian ditaksir kurang lebih sekitar Rp. 50 juta," kata Jembar. (*)

Baca Berita-berita TribunPriangan.com Lainnya di Google News

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved