Rabu, 13 Mei 2026

Ruang Kerja Bupati Disegel

16 Tahun Pemkab Tasik Disebut Tak Pernah Perbaiki Jalan Cimanisan Warung Legok

Bahkan aksi penyegelan ini dilakukan usai menggelar audiensi dengan Asisten Daerah 3 tapi tidak dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin
WARGA USAI AUDIENSI - Sejumlah massa ketika melakukan penyegelan di ruang kerja Bupati Tasikmalaya usai menggelar audiensi dengan Asda 3 di gedung Bupati Tasikmalaya, Selasa (23/9/2025). 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Alasan warga Parungponteng menyegel ruang kerja Bupati Tasikmalaya, karena tidak ada perbaikan jalan sejak tahun 2009, atau selama 16 tahun, hingga tahun 2025 ini.

Bahkan aksi penyegelan ini dilakukan usai menggelar audiensi dengan Asisten Daerah 3 tapi tidak dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya.

Padahal keinginan warga Parungponteng bersama mahasiswa ini ingin dihadirkan Bupati untuk membahas soal kerusakan jalan Cimanisan Warung Legok yang tak kunjung diperbaiki.

"Sejak tahun 2009 itu sudah rusak parah karena memang tidak ada perhatian dari Pemkab Tasik dan jelas jalan cimanisan ini sudah masuk data jalan kabupaten Tasikmalaya," ungkap Korlap Aksi Farid Apepi ketika ditemui wartawan TribunPriangan.com, Selasa (23/9/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS - Warga Parungponteng Segel Ruang Kerja Bupati Tasikmalaya, Gara-gara Soal Ini

Menurutnya akses jalan Cimanisan warung legok ini sudah rusak dan memang tidak bisa dilalui oleh masyarakat.

Ia menegaskan, audiensi ini dilakukan kedua kalinya, yang pertama dengan DPRD dan kedua sekarang dan hanya dihadiri Asda 3.

"Pertama kita pernah mengadakan audiensi dan sekarang audiensi jilid ke II, karena memang apa yang kita inginkan itu tidak bisa diaminkan atau tidak bisa diindahkan oleh pemerintah kabupaten Tasikmalaya," keluhnya.

Padahal pihaknya mempunyai data terkait bagaimana kemudian masalah infrastruktur di daerah Parungponteng sudah masuk data LPSE Kabupaten Tasikmalaya.

"Tetapi secara realitas tidak ada yang dinamakan realisasi di lapangan terkait daerah cimanisan warung legok sampai sekarang," tuturnya.

Penyegelan ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepemimpinan Cecep-Asep yang sampai sekarang tidak ada perhatian perbaikan jalan.

"Kita menyegel adalah bentuk kekecewaan yang berasal dari masyarakat dan mahasiswa di wilayah Parungponteng," ucapnya.

Dirinya juga terus mengawal agar jalan Cimanisan harus jadi prioritas dalam pembangunan di tahun anggaran 2025.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin soal penyegelan kantor Bupati.

Sementara saat akan ditemui pun, Cecep malah tidak menemui awak media dan lebih memilih keluar melalui pintu belakang ruangan Bupati. (*)

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved