Sabtu, 25 April 2026

Gempa Terkini di Jawa Barat

3 Gempa Guncang Jabar Hari Ini: Cimahi, Garut dan Pangandaran Digetarkan

Terjadi 3 kali gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Cimahi, Garut dan Pangandaran pada Sabtu (25/4/2026) dini hari hingga pagi ini.

Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Dedy Herdiana
Tangkap layar X @bmkgwilayah2
TIGA GEMPA JABAR - Terjadi 3 kali gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Cimahi, Garut dan Pangandaran pada Sabtu (25/4/2026) dini hari hingga pagi ini. 
Ringkasan Berita:
  • Tiga gempa guncang Jabar Sabtu: Cimahi M1,3 dan Garut M1,5 pagi serta Pangandaran M2,4 dini hari.
  • Pusat gempa di darat dan laut, kedalaman 19 dan 10 km, dilaporkan BMKG melalui rilis cepat.
  • BMKG beri disclaimer, data bisa berubah; sebelumnya gempa kecil juga terjadi di Sukabumi dan Bandung.

 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Terjadi 3 kali gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Cimahi, Garut dan Pangandaran pada Sabtu (25/4/2026) dini hari hingga pagi ini.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu pagi mengguncang Cimahi terjadi pada pukul 06.39 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,3.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 10 Km Timur Laut Kota Cimahi, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 19 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.3, 25-Apr-2026 06:39:21 WIB, Lok: 6.79 LS - 107.60 BT, 10 km Timur Laut KOTA-CIMAHI-JABAR, Kedlmn: 19 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (25/4/2026) pagi.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu pagi mengguncang Garut terjadi pada pukul 06.01 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,5.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 22 Km Barat Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.5, 25-Apr-2026 06:01:15 WIB, Lok: 7.23 LS - 107.70 BT, 22 km Barat KAB-GARUT-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (25/4/2026) pagi.

Sebelumnya BMKG melaporkan gempa terkini pada Sabtu dini hari mengguncang Pangandaran terjadi pada pukul 00.49 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 89 Km Selatan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

"Info Gempa Mag:2.4, 25-Apr-2026 00:49:15 WIB, Lok: 8.48 LS - 108.70 BT, 89 km Selatan KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Sabtu (25/4/2026) dini hari.

Sebelumnya juga, BMKG melaporkan sederet gempa bumi yang terjadi pada Jumat (24/4/2026) pagi hingga malam:

  • Info Gempa Mag:1.3, 24-Apr-2026 05:08:44 WIB, Lok: 7.01 LS - 106.99 BT, 12 km Tenggara KOTA-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 21 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
  • Info Gempa Mag:3.3, 24-Apr-2026 09:40:23 WIB, Lok: 7.62 LS - 106.59 BT, 70 km Selatan KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 31 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
  • Info Gempa Mag:1.8, 24-Apr-2026 13:34:00 WIB, Lok: 7.18 LS - 106.67 BT, 25 km Tenggara KAB-SUKABUMI-JABAR, Kedlmn: 95 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
  • Info Gempa Mag:1.1, 24-Apr-2026 20:23:53 WIB, Lok: 6.77 LS - 107.57 BT, 10 km Timur Laut KAB-BANDUNG, Kedlmn: 8 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data

 

Sebelumnya, gempa bumi di Jawa Barat mengguncang Bandung pada Kamis (23/4/2026) pagi.

BMKG melaporkan gempa terkini pada Kamis pagi mengguncang Bandung terjadi pada pukul 09.10 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,4.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 11 Km Timur Laut Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.4, 23-Apr-2026 09:10:42 WIB, Lok: 6.76 LS - 107.57 BT, 11 km Timur Laut KAB-BANDUNG, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (23/4/2026) pagi.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini Guncang Bandung Kamis Dini Hari Tadi, Ini Kata BMKG

Baca juga: 7 Gempa Beruntun di Priangan Tengah Malam-Dini Hari Tadi Guncang Bandung dan Tasikmalaya

 

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

Gempa bisa terjadi kapan saja.

JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved