Rabu, 27 Mei 2026

Ramadan 2026

Jadwal Belajar dan Aktivitas Sekolah Siswa di Priangan Selama Periode Libur Puasa 2026

Pembagian Jadwal Belajar dan Aktifitas Sekolah untuk Siswa di Priangan Selama Periode Libur Puasa 2026

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Tribunnews.com
JADWAL LIBUR PUASA - Pembagian Jadwal Belajar dan Aktifitas Sekolah untuk Siswa di Priangan Selama Periode Libur Puasa 2026. (TribunNews.com) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Suasana awal puasa Ramadan 1447 H/ 2026 makin kental terasa.

Prediksi awal puasa sediri sudah banyak dicari masyarakat, dimana jawal Ramadan diperkirakan jatuh pada 18-20 Februari 2026 mendatang.

Salah satu prediksi yang tak kalah penting adalah Pemberlakuan libur sekolah libur sekolah pada periode selama Ramadan 2026.

Ini berdasarkan ketetapan pemerintah pusat dalam penyusunan jadwal pembelajaran dan libur sekolah selama Ramadan 2026.

Adapun kabar terbarunya, jadwal libur awal puasa bagi para siswa sekolah sedang dipersiapkan.

Baca juga: Ucapan Selamat Menunaikan Puasa Ramadan 1447 H Penuh Doa

Hal ini diketahui pemerintah daerah dapat menetapkan rencana pembelajaran mandiri selama bulan Ramadhan.

Lantas bagaimana pembagian Pembagian Jadwal Belajar di Rumah dan Sekolah untuk Siswa selama Periode Libur Puasa 2026?

Pembagian Jadwal Belajar dan Aktifitas Sekolah Selama Puasa 2026

Mengutip hasil rapat tingkat menteri dan yang akan menjadi acuan nasional bagi penyelenggaraan pendidikan selama bulan puasa, diputuskan bahwa akan diarahkan untuk memperkuat pemahaman dan praktik keagamaan siswa, selain aktivitas belajar utama.

Hal ini disampaikan langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno pada Senin, (9/2/2026).

Pratikno menegaskan Ramadan akan menjadi momen para siswa untuk memposisikan proses pembentukan karakter peserta didik, sehingga seluruh aktifitas pembelajaran tidak mengalami pengurangan.

Baca juga: Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa Ramadan 2026 Khusus Anak-anak di Priangan, Mulai Tanggal Berapa?

"Ramadan adalah momentum pendidikan karakter. Karena itu, pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, seklaigus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif", tambahnya.

Disamping itu, kebijakan ini nantinya akan ditindaklanjuti pemerintah daerah melalui aturan teknis yang disesuaikan dengan koordinasi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Dimana hal ini juga akan berlaku diseluruh daerah Jawa Barat (Jabar) termasuk wilayah Priangan Timur.

Adapun, sekema ini sedikit berbeda dengan yang berjalan di tahun 2025 lalu, dimana beberapa jadwal siswa sekolah dirumahkan pada jangka waktu tertentu.

Sementara itu, bagi para siswa non-muslim nantinya akan tetap difasilitasi untuk ikut dalam kegiatan keagamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved