Sabtu, 18 April 2026

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, KPKNL Tasikmalaya Tembus Medan Ekstrem di Pelosok Garut 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penugasan DJKN untuk memastikan sarana infrastruktur dapur SPPG memenuhi standar pelayanan gizi yang layak.

Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Dok. KPKNL Tasikmalaya
PENILAIAN ASET - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya melaksanakan penilaian aset bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terpencil Kabupaten Garut pada 4 hingga 6 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • KPKNL Tasikmalaya nilai aset SPPG di Garut (4–6 Februari 2026) dukung percepatan Program MBG BGN.
  • Tim hadapi medan berat; verifikasi di 3 desa untuk pastikan standar dan akuntabilitas aset.
  • Penilaian percepat layanan gizi bagi anak dan warga rentan di daerah terpencil.

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT – Dalam upaya mendukung percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tasikmalaya melaksanakan penilaian aset bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terpencil Kabupaten Garut pada 4 hingga 6 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk memastikan sarana infrastruktur dapur SPPG memenuhi standar pelayanan gizi yang layak.

Tantangan Medan dan Geografis 

Di balik keindahan hamparan pegunungan Garut, tim penilai harus menghadapi tantangan geografis yang berat. Akses menuju lokasi didominasi oleh jalan berbatu, berlumpur, serta tanjakan dan turunan terjal di tepian tebing curam.

Kondisi ini menuntut perencanaan matang dan ketahanan fisik prima dari seluruh anggota tim.

Penilaian dilakukan di tiga titik lokasi strategis, yaitu:

  • Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet.
  • Desa Pangrumasan, Kecamatan Peundeuy.
  • Desa Purwajaya, Kecamatan Peundeuy.

Baca juga: Dapur MBG Baru Hadir di Baregbeg, SPPG Petirhilir Dekatkan Layanan Gizi

Verifikasi dan Akuntabilitas Aset 

Tim yang dipimpin oleh Penilai Pemerintah Ahli Muda, Muhammad Irfan Ardiansyah, bersama Iqbal Firdaus dari Seksi Hukum dan Informasi, melakukan verifikasi lapangan didampingi tim koordinator wilayah BGN Kabupaten Garut.

Hasil penilaian ini bukan sekadar angka, melainkan instrumen penting untuk menjamin tata kelola aset negara yang transparan dan akuntabel. 

Dengan penilaian yang tepat dan objektif, operasional SPPG dapat dipercepat sehingga layanan pemenuhan gizi bagi anak-anak dan kelompok rentan di daerah terpencil menjadi lebih merata dan berkelanjutan.

Komitmen untuk Generasi Masa Depan 

Pelaksanaan tugas ini menegaskan komitmen KPKNL Tasikmalaya dalam mendukung kebijakan publik yang berdampak langsung pada masyarakat. 

Kehadiran tim di wilayah dengan akses terbatas membuktikan bahwa tanggung jawab negara hadir hingga ke pelosok demi mencetak generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas. (*/Advertorial)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved