Kamis, 11 Juni 2026

Gaji ASN Telat

ASN di Garut Terpaksa Gadaikan Emas Gara-gara Gaji Telat Sepekan, Sekda Pastikan Cair Berangsur

Gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami keterlambatan hingga satu pekan awal Januari 2026

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Machmud Mubarok
istimewa/dok - Pilot Drone Pemkab Garut untuk Tribun Jabar
ASN GARUT - Gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami keterlambatan hingga hari ke tujuh pada bulan Januari 2026. Pemda pastikan akan lancar dalam dua hari ke depan. Foto saat pelantikan 6.596 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lapangan Otista, Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (7/11/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Garut, Jawa Barat mengalami keterlambatan hingga hari ke tujuh pada bulan Januari 2026.

Keterlambatan pencairan gaji tersebut menimbulkan keluhan di kalangan ASN, lantaran kebutuhan rumah tangga dan kewajiban rutin di awal bulan tetap harus dipenuhi.

Sejumlah pegawai mengaku belum menerima kepastian terkait waktu pencairan gaji yang biasanya sudah diterima pada awal bulan.

"Betul, biasanya tanggal satu atau dua juga sudah gajian, tapi sampai seminggu ini belum, katanya ada eror di sistem," ujar Abdul (29) seorang ASN PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di lingkungan Dinas Pendidikan Garut kepada Tribunjabar.id, Kamis (8/1/2026).

Ia menuturkan, keterlambatan gaji di awal tahun cukup memberatkan, mengingat banyak pengeluaran rutin yang tidak bisa ditunda.

Apalagi menurutnya, di libur natal dan tahun baru ia dan keluarga terpaksa mengeluarkan pengeluaran lebih besar dari biasanya, untuk keperluan pulang kampung dan liburan. 

"Makanya jadi agak berat, jadi untuk kebutuhan sementara terpaksa menggadaikan emas punya istri," ungkapnya.

Baca juga: Ribuan PPPK Paruh Waktu Guru Kabupaten Tasikmalaya Belum Gajian 

Baca juga: Gaji ASN Ciamis Januari 2026 Sudah Cair, Sempat Mundur karena Masalah DAU

Hal serupa juga disampaikan Putri (32). Ia mengaku harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan terpaksa menggunakan tabungan anaknya, sembari menunggu gaji cair.

"Apa boleh buat, terpaksa minjam dulu tabungan masa depan anak," ujarnya.

Terkait keterlambatan gaji tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut Nurdin Yana menjelaskan bahwa akar masalahnya ada pada gangguan sistem saat proses penetapan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Pada tahap tersebut, sistem keuangan tidak berjalan normal sehingga berdampak langsung pada proses penggajian ASN.

"Tapi kami pastikan ASN berangsur-angsur menerima, hari ini juga sudah ada beberapa yang sudah gajian, semoga besok lusa lancar semuanya," ujarnya saat dihubungi Tribun, Kamis malam.

Ia menambahkan, gangguan tersebut juga bersumber dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang digunakan secara nasional. 

Dalam beberapa hari terakhir, SIPD mengalami gangguan dan pemeliharaan (maintenance) di tingkat pusat, sehingga pemerintah daerah tidak dapat melakukan pemulihan sistem secara mandiri.

"APBD itu basisnya melalui SIPD. Artinya seluruh mekanisme penetapan APBD harus melalui sistem. Ketika sistem ini bermasalah, maka seluruh produk dan proses ikut tidak berjalan," ujarnya. (*)

Baca Berita-berita TribunPriangan.com Lainnya di Google News

 

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved