Kamis, 11 Juni 2026

Galuh Ethnic Carnival Meriahkan Hari Jadi Ciamis ke-384 Hari Ini

Ribuan warga memadati kawasan pusat Kota Ciamis tepatnya di Pendopo Bupati untuk menyaksikan helaran Galuh Ethnic Carnival

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Ai Sani Nuraini
KESENIAN - Penampilan kesenian dalam helaran Galuh Ethnic Carnival yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 bertempat di Halaman Pendopo Bupati Ciamis pada Kamis (11/6/2026). 
Ringkasan Berita:* Ribuan warga memadati kawasan pusat Kota Ciamis tepatnya di Pendopo Bupati untuk menyaksikan helaran Galuh Ethnic Carnival yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, Kamis (11/6/2026)

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini


TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Ribuan warga memadati kawasan pusat Kota Ciamis tepatnya di Pendopo Bupati untuk menyaksikan helaran Galuh Ethnic Carnival yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, Kamis (11/6/2026).

Meski perayaan tahun ini digelar secara sederhana, antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. 

Berbagai kesenian tradisional dari Kabupaten Ciamis dan daerah tetangga seperti Kota Banjar dan Kabupaten Kuningan tampil memukau sepanjang karnaval budaya tersebut.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri dalam peringatan Hari Jadi Ciamis tahun ini.

"Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa. Mereka merasa sangat memiliki bahwa Ciamis ini milik kita semua, milik masyarakat semua," ujar Herdiat usai menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi Ciamis ke-384.

Baca juga: Hari Jadi Ciamis ke-384, Bupati Herdiat Beberkan Deretan Prestasi

Menurut Herdiat, semangat kebersamaan yang tercermin dalam tema "Guyub Ngawangun Galuh" menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan tidak ada pembangunan yang dapat dilakukan seorang pemimpin tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

"Kalau mau membangun tidak bisa sendiri. Sehebat apa pun bupatinya tanpa berkolaborasi, tanpa bersama-sama dengan para stakeholder dan masyarakat tidak akan berarti apa-apa. Tapi kalau guyub, bersama-sama membangun Ciamis, insyaallah akan lebih baik, lebih maju dan lebih sejahtera," katanya.

Dalam Galuh Ethnic Carnival tahun ini, sebanyak 10 kelompok kesenian ikut ambil bagian. 

Delapan di antaranya berasal dari Kabupaten Ciamis, sedangkan dua kelompok lainnya berasal dari daerah tetangga, yakni Kota Banjar dan Kabupaten Kuningan.

Herdiat pun menyampaikan apresiasi kepada daerah tetangga yang turut berpartisipasi memeriahkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.

Salah satu peserta yang menarik perhatian penonton adalah Sanggar Seni Saung Hieum Cipamopet Panjalu melalui kesenian Buta Kararas.

Peserta karnaval, Sultan Ahmad, menjelaskan kelompoknya mengangkat tema "Nyinglar Balai" yang mengandung pesan pelestarian budaya sekaligus ajakan menjaga nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.

Buta Kararas adalah seni pertunjukan helaran khas dari Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang memadukan unsur seni dan ritual mistis. 

Kesenian ini terinspirasi dari orang-orangan sawah (bebegig) yang diwujudkan menjadi sosok raksasa (Buta) dengan pakaian yang terbuat dari dedaunan kering

"Maknanya menjaga warisan budaya karuhun. Atraksinya menggambarkan membersihkan sifat-sifat buruk dalam diri manusia dan menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat," ujar Sultan.

Menurutnya, kesenian Buta Kararas merupakan hasil kreativitas masyarakat Panjalu yang terinspirasi dari cerita dan nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Ia berharap kesenian daerah terus mendapat ruang untuk berkembang dan menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Ciamis.

"Harapan saya Ciamis semakin maju dan semakin memajukan seni budaya daerah yang merupakan hasil kreativitas masyarakat Ciamis sendiri," katanya.

Galuh Ethnic Carnival menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 yang tahun ini mengusung semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal sebagai identitas Tatar Galuh.

Adapun untuk peserta Helaran Galuh Ethnic Carnival 2026 adalah Bebegig Sukamantri, Buta Kararas Panjalu, Wayang Landung Kawali, Barongan Purwadadi, Jurig Sarengseng Kota Banjar, Raja Bele Citeureup, Munding Ki Bowang Kawali, Mabokuy Rajadesa, Tari Kreasi Angklung dari Kuningan, dan Menleng dari Winduraja.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved