Longsor Cihaurbeuti Ciamis
Longsor Cihaurbeuti Ciamis, 8 KK Terdampak dan Dua Rumah Tak Bisa Dihuni
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, memicu bencana tanah longsor di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Senin (11/5/2026) malam
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, memicu bencana tanah longsor di Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Senin (11/5/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu mengakibatkan enam rumah terdampak dan dua rumah di antaranya rusak parah hingga tidak bisa dihuni.
Camat Cihaurbeuti, Enok Kursilah mengatakan, longsor dipicu hujan deras yang berlangsung cukup lama hingga menyebabkan luapan air dari saluran irigasi.
“Penyebabnya intensitas hujan terlalu tinggi sehingga mengakibatkan longsor di beberapa wilayah,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, longsor diperparah setelah pohon bambu tumbang dan menutup aliran irigasi sehingga air meluap ke permukiman warga.
Baca juga: Detik-detik Dede Kartini Selamatkan Anak Saat Longsor Terjang Rumah di Cihaurbeuti Ciamis
Baca juga: BREAKING NEWS! Longsor Terjang Cihaurbeuti Ciamis, Warga Mengungsi
“Dampaknya ada luapan dari irigasi, irigasi tertimpa pohon bambu sehingga terjadi tumpukan air meluap,” katanya.
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Tidak lama kemudian terjadi longsor yang menimpa bangunan milik warga.
Berdasarkan data sementara, sebanyak delapan kepala keluarga (KK) terdampak akibat bencana tersebut.
“Yang terdampak itu ada 8 KK dan 6 rumah, tapi dua rumah sudah tidak bisa ditempati sama sekali,” katanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Warga yang rumahnya rusak kini sementara mengungsi ke rumah kerabat.
“Korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Untuk sementara mengungsinya ke rumah saudaranya,” ujarnya.
Enok menyebut, peristiwa longsor di Dusun Cibulakan ini merupakan kejadian pertama yang terjadi di wilayah tersebut.
Selain rumah warga, sebuah musala kecil di sekitar lokasi juga terdampak material longsor.
“Musala itu tertutup di bagian belakang dekat rumah yang ambruk,” katanya.
Pemerintah Kecamatan Cihaurbeuti bersama BPBD Kabupaten Ciamis, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga relawan telah turun ke lokasi melakukan asesmen dan penanganan darurat.
Pihak kecamatan juga berkoordinasi dengan DInas PUTRP Ciamis untuk penanganan saluran irigasi Depok yang terdampak longsor karena irigasi tersebut mengairi tiga desa.
“Insyaallah besok akan dilakukan pengerukan karena irigasi Depok ini mengairi tiga desa, jadi harus segera ditangani supaya air tidak kembali meluap ke rumah penduduk,” katanya.
Saat ini warga bersama petugas masih bergotong royong membersihkan material longsor sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah daerah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/lonsgorcihaurbeuticiamismismis.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.