Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga
Warga Indragiri Ciamis Tolak Residivis Pembunuhan Kembali ke Kampung Halaman
Warga Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis menegaskan penolakan terhadap kembalinya Pariz Nurul Fadilah
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:- Seorang pelaku pembunuhan di Indragiri Ciamis diadili- Keluarga dan warga masih trauma menerima jika selesai menjalani hukuman- Warga sepakat menolak residivis kembali ke kampung halaman
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Warga Desa Indragiri, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis menegaskan penolakan terhadap kembalinya Pariz Nurul Fadilah, pelaku penganiayaan berujung pembunuhan yang menewaskan seorang warga setelah diadili nanti.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Indragiri, Dahlan, saat ditemui di lokasi rekonstruksi pada Rabu (3/12/2025).
Dahlan mengatakan bahwa hampir seluruh warga merasakan ketakutan jika pelaku kembali ke kampung halaman di Desa Indragiri tersebut.
"Terus terang, semua masyarakat Desa Indragiri tidak mengharapkan dia kembali ke desa atau pulang ke kampung. Jadi ya, ketakutan semua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak awal warga sudah bermusyawarah dan sepakat agar pelaku tidak lagi kembali ke tanah kelahirannya.
Baca juga: Adegan Ke-16 Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Panawangan Ciamis, Ungkap Aksi Brutal Pelaku
“Waktu itu warga sudah musyawarah supaya dia tidak perlu kembali," tegasnya.
Dahlan juga mengungkap kondisi keluarga korban, khususnya suami almarhumah Bu Yayah, yang hingga kini masih terpukul secara psikologis.
Aktivitasnya sehari-hari terhenti sejak kejadian tragis itu terjadi.
“Sudah satu bulan ini belum bekerja apa-apa. Masih trauma, sekarang fokus mengurus anaknya yang masih kecil, usia 5 tahun,” katanya.
Terkait pendampingan dari dinas, Dahlan menyebutkan bahwa bantuan psikologis sempat diberikan pada awal kasus mencuat.
"Waktu awal-awal ada. Sekarang mah biasa-biasa aja. Kondisinya alhamdulillah sehat,” ujarnya.
Dahlan menambahkan bahwa pihak desa terus memberikan pendampingan dan dukungan moril kepada keluarga korban.
Ia berharap kejadian serupa tidak lagi terjadi di wilayahnya.
"Mudah-mudahan jangan terulang lagi. Jangan ada permasalahan seperti ini ke depannya,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/rekonstruksi-kasus-pembunuhan-ciamis-panawangan-3122025-2.jpg)