Senin, 11 Mei 2026

2 Tahun Mengungsi Akibat Rumahnya Ambruk, Ika Berharap Dapat Bantuan Perbaikan Rutilahu

Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Ciamis dinilai belum menyentuh semua warga yang membutuhkan. 

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
MENGUNGSI - Potret rumah Ika (59), warga Dusun Sukamaju, Desa Budiharja, Kecamatan Sindangkasih, yang rumahnya ambruk sejak 2023 namun hingga kini belum pernah tersentuh bantuan. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Ciamis dinilai belum menyentuh semua warga yang membutuhkan. 

Salah satunya dialami Ika (59), warga Dusun Sukamaju, Desa Budiharja, Kecamatan Sindangkasih, yang rumahnya ambruk sejak 2023 namun hingga kini belum pernah tersentuh bantuan.

Sejak kediamannya ambruk dua tahun lalu, Ika bersama suami terpaksa tinggal menumpang di rumah anaknya yang bekerja di Karawang. 

Kondisi ini membuatnya hidup dalam ketidakpastian.

“Sudah beberapa kali katanya mau ada bantuan bedah rumah, bahkan rumah saya difoto-foto. Tapi sampai roboh pun tidak ada realisasi,” ungkap Ika, Rabu (3/9/2025).

Baca juga: Cara Bhabinkamtibmas Desa Salakaria Menyadarkan Pelajar Peserta Demo di Ciamis

Menurut Ika, sejak anak-anaknya masih kecil hingga kini beranjak dewasa, dirinya terus berharap bantuan rutilahu dari pemerintah.

Namun harapan itu belum pernah terwujud. Suaminya yang hanya bekerja sebagai buruh harian pun belum mampu membangun kembali rumah sederhana mereka.

Kini, Ika hanya bisa melihat sisa-sisa bangunan rumahnya yang sudah roboh dengan hati yang getir.

Sekretaris Desa Budiharja, Dodi Wahyudi Iskandar, membenarkan bahwa masih banyak warga di desanya yang masuk kategori penghuni rutilahu

Namun keterbatasan anggaran desa membuat program perbaikan rumah lebih banyak bergantung pada bantuan dari Baznas, Pemkab Ciamis, maupun Pemprov Jawa Barat.

“Tahun ini hanya ada satu rumah yang dapat bantuan rutilahu dari Baznas, dan itu bukan rumah Ibu Ika. Pernah kami usulkan tahun 2022, tapi belum terealisasi,” kata Dodi.

Hingga kini, keluarga Ika masih berharap ada perhatian dari pemerintah. 

Mereka menginginkan rumah layak sebagai tempat tinggal tetap setelah dua tahun mengungsi.(*)

Baca juga: Polres Ciamis Gelar Patroli Skala Besar Gabungan, Antisipasi Gangguan Pascademonstrasi

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved