Selasa, 5 Mei 2026

Gempa Terkini di Jawa Barat

Gempa Sesar Lembang Guncang Bandung Barat Siang Ini, BPBD KBB Berharap Miliki EWS

Menyusul terjadinya gempa bumi di kawasan Bandung Barat pada Rabu (20/8/2025) siang, pihak BPBD menyatakan belum punya EWS

Tayang:
Editor: Dedy Herdiana
Tangkap layar X @bmkgwilayah2
GEMPA SESAR LEMBANG - Terjadi gempa bumi dengan pusat gempa di Bandung Barat, Rabu (20/8/2025). 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG BARAT - Menyusul terjadinya gempa bumi di kawasan Bandung Barat pada Rabu (20/8/2025) siang, pihak BPBD Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui belum memiliki sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) di tengah intaian bencana alam gempa Sesar Lembang.

Saat ini, aktivitas patahan atau Sesar Lembang terdeteksi mengalami peningkatan.

"EWS itu adanya di BMKG, kami belum ada," kata Kepala Pelaksana (Kalak), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Meidi saat dikonfirmasi, Rabu (20/8/2025).

Meidi mengungkapkan, pengadaan EWS merupakan hal yang mendesak.

Apalagi, 16 kecamatan di KBB berstatus rawan bencana alam.

Baca juga: 2 Kali Gempa Guncang Sukabumi Setelah Cimahi dan Pangandaran, Ini Penjelasan BMKG

Idealnya, EWS dapat mencakup seluruh kecamatan sehingga dapat menekan dampak bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Kalau saya ingin ideal, karena KBB ini rawan bencana di 16 Kecamatan, maka dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp4,5 miliar sampai Rp5 miliar, untuk 16 kecamatan. Tapi anggaran untuk itu belum ada," ungkapnya.

BPBD Bandung Barat telah melakukan pemetaan terhadap daerah yang memiliki risiko terdampak bencana lebih tinggi.

Mulai dari Desa Ciledug Kecamatan Rongga, Desa Cibenda Kecamatan Cipongkor, hingga beberapa desa di Kecamatan Lembang.

"Kita terus melakukan upaya upaya mitigasi jadi itu sudah kewajiban BPBD, terlepas ada kejadian luar biasa atau tidak," tandasnya.

Aktivitas Sesar Lembang mengalami peningkatan. Dalam dua bulan terakhir, sudah ada 7 gempa dari Sesar Lembang yang terekam oleh BMKG.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 1,7 terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Rabu (20/8/2025) pukul 12.28 WIB.

Hasil analisa BMKG menunjukan gempa bumi ini terletak di koordinat 6.81 LS dan 107.51 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km Barat Laut Kabupaten Bandung Barat pada kedalaman 10 km.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto menjelaskan gempa bumi ini dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lembang.

"Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Bandung Barat dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," katanya.

Kemudian, dia menambahkan hingga pukul 13:33 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya. (Rahmat Kurniawan/Muhamad Nandri Prilatama)

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved