Temuan Mayat Pria di Pantai Cimedang

Proses Evakuasi Mayat di Pantai Cimedang Tasikmalaya Butuh Waktu 1 Jam

Meskipun tidak ada kesulitan, tapi proses evakuasi membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam dari lokasi pertama ke pinggir pantai Pamayangsari.

Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/HNSI Kabupaten Tasikmalaya
EVAKUASI MAYAT - Proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan terhadap penemuan mayat di pantai Cimedang, Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya. Jarak tempuh butuh 1 jam untuk mencapai titik penemuan, Senin (18/8/2025). 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Proses evakuasi penemuan mayat yang Mengapung di pantai Cimedang, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, harus ditempuh 1 jam menuju daratan pantai Pama Senin (18/8/2025).

Video yang beredar berdurasi 1 menit 49 detik, petugas gabungan dari Polairud Polres Tasikmalaya dan nelayan lakukan evakuasi mayat jenis kelamin laki-laki yang ditemukan sudah mengambang Senin pagi sekira pukul 07.00 WIB.

Proses evakuasi pun dilakukan menggunakan dua perahu dari Pantai Pamayangsari menuju lokasi penemuan dengan jarak sekitar 17 kilometer.

Meskipun tidak ada kesulitan, tapi proses evakuasi membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam dari lokasi pertama ke pinggir pantai Pamayangsari.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pria Tanpa KTP Ditemukan Tewas di Pantai Cimedang Perbatasan Tasik - Pangandaran

Petugas yang berjumlah 4 orang dan beberapa nelayan langsung mengevakuasi menggunakan kantong mayat untuk dibawa ke darat.

Mayat laki-laki berhasil dibawa ke darat sekira pukul 10.30 WIB dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cipatujah sebelum dibawa ke RS Garut untuk identifikasi.

"Jaraknya memang cukup jauh sekitar 17 kilometer dengan jarak tempuh 1 jam dari titik penemuan menuju daratan di Pantai Pamayangsari," ungkap Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tasikmalaya Dedi Mulyadi ketika dikonfirmasi melalui telpon seluler.

Selain pihaknya pun tidak mengenali mayat jenis kelamin laki-laki, karena wajahnya sudah rusak dan sulit dikenali.

"Wajahnya rusak, tapi bagian tubuhnya belum rusak," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kabupaten AKP Ridwan Budiarta menjelaskan, saat ini mayat dibawah ke RS Garut untuk dilakukan identifikasi.

"Mayat sudah dibawa ke RS Garut untuk dilakukan identifikasi," ungkap Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kabupaten AKP Ridwan Budiarta, Senin (18/8/2025). (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved