Kamis, 14 Mei 2026

Tanggapan Sekda Soal Kota Tasikmalaya Anti Musik

Pemkot Tasikmalaya mengklaim tidak anti musik, menyusul penolakan Hindia yang akan tampil di konser musik bertajuk ruang bermusik 2025

Tayang:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: ferri amiril
tribunpriangan.com/jaenal abidin
BERIKAN KETERANGAN - Sekdakot Tasikmalaya Asep Goparullah ketika memberikan keterangan soal polemik Hindia yang ditolak tampil di konser musik di Kota Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Pemkot Tasikmalaya mengklaim tidak anti musik, menyusul penolakan Hindia yang akan tampil di konser musik bertajuk ruang bermusik 2025.

Rencananya konser musik ini akan dihelat di Lanud Wiriadinata Tasikmalaya, Sabtu (19/7/2025) sampai Minggu (20/7/2025). 

Selain Hindia, konser ini juga dijadwalkan dengan menghadirkan Nadin Amizah, Maliq and D'Essentials, Whisnu Santika, Lomba Sihir, Adnan Veron x HBRP, Feast, dan Perunggu.

Penolakan kehadiran grup musik ini tampil di Tasikmalaya menyusul asumsi jika Hindia kerap menampilkan aksi panggung yang dianggap tak selaras dengan nilai-nilai agama. 

"Kalau kita tidak anti musik, tidak seperti itu juga, kan banyak musik-musik di sini digelar, termasuk juga kalau tidak salah dia (Hindia) pernah manggung disini (Transmart) tahun 2023," kata Sekda Kota Tasikmalaya Asep Goparullah ketika dikonfirmasi wartawan TribunPriangan.com, Senin(14/7/2025).

Namun, pihaknya meminta semua pihak bisa menjaga kondusifitas sambil menunggu proses perizinan yang belum keluar dari Polda Jabar.

"Kita perlu dewasa termasuk di pemerintahan daerah. Karena hal-hal yang perlu dilakukan yang terpenting usulan-usulan pada saat forum menjadikan bahan, nanti pertimbangan itu kami menunggu dari pihak yang memberikan izin," ungkapnya.

Tetapi yang terpenting kaitan semua pihak baik dari penyelenggara maupun masyarakat kota Tasikmalaya bisa menyikapinya baik dan bijak.

Ketika ditanyai ramai tagar "KeluarTasikDuluAja" di media sosial ia menambahkan hal wajar, tapi semua pihak mampu menjaga kondisi di Kota Tasikmalaya.

"Kalau hemat saya itu wajar-wajar saja. Jadi tentunya ini perlu ada pemahaman kita bersama. Yang terpenting menjaga kerukunan kemudian ada hal-hal yang perlu perbaiki kita perbaiki, kita selesaikan dengan baik," ucap Asep. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved