Selasa, 12 Mei 2026

Geng Motor di Cimahi

Motif Dendam, Geng Motor di Cimahi Keliling Kota Bawa Sajam Cari Korban, Serang Secara Brutal

teror meresahkan dari komplotan geng motor terjadi di Kota Cimahi, menggunakan senjata tajam dan menyebabkan korban luka-luka

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Rahmat Kurniawan
TEROR GENG MOTOR - Salah satu tersangka dari anggota geng motor yang melakukan teror di Kota Cimahi saat dihadirkan dalam konferensi pers Polres Cimahi, Senin (7/7/2025) / Rahmat Kurniawan 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIMAHI - Aksi teror meresahkan dari komplotan geng motor terjadi di Kota Cimahi. Parahnya, mereka menggunakan senjata tajam (Sajam) dan mencari korban secara acak.

Terbaru, geng motor tersebut menyasar anak muda di Jalan Pojok, Kota Cimahi pada Sabtu (28/6/2025) dini hari. Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka bacokan di kepala dan punggung.

"Kita mengungkap kejadian pengeroyokan yang terjadi pada 28 (Juni) dini hari di Jalan Pojok, belakang Cimol. Pelaku melukai korban inisial Z, melukai 4 luka bacokan, mengenai kepala hingga punggung menembus paru-paru," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra, Senin (7/7/2025).

Niko mengungkapkan, ada 13 orang anggota geng motor yang diamankan oleh polisi. Dimana, 9 orang di antaranya berstatus pelajar.

"Tersangka, dalam kurun 2x24 berhasil mengamankan seluruhnya, atau sejumlah 13 pelaku diamankan di Cimahi, Bandung, dan Garut," ungkapnya.

Baca juga: Viral 4 Orang Dianiaya Karena Tak Hadiri HUT Geng Motor di Garut, Pelaku Kini Ditahan

Baca juga: Polisi Sebut Hasil Lidik Tak ada Geng Motor di Pelajar Tasik yang Tewas, Murni Kecelakaan

Dari pemeriksaan polisi, para geng motor ini melakukan teror di Kota Cimahi demi eksistensi. Dengan berbekal senjata tajam, komplotan geng motor tersebut menyusuri sejumlah jalan dan melakukan penganiayaan secara acak.

"Korban random, langsung dilukai. Senjata diacungkan untuk menunjukkan identitas mereka, bahwa mereka berani. Kalau korban tidak segera pergi akan langsung dilukai," tandasnya.

Di lokasi yang sama, tersangka Marcel Safareili Martin alias M mengaku aksi pengeroyokan di Jalan Pojok Kota Cimahi telah didahului dengan sebuah rencana. Korban yang menjadi sasaran pun telah ditarget dengan motif balas dendam. 

Marcel mengaku, korban adalah anggota geng motor yang sebelumnya telah melakukan penganiayaan terhadap komplotannya.

"Ada masalah pak. Dendam baru, (kami) diserang duluan, di Cihanjuang," kata Marcel saat menjawab pertanyaan Kapolres Cimahi

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved