Minggu, 10 Mei 2026

Kendaraan Besar Dilarang Lintasi Jalan Kolmas Cimahi-Lembang, Rawan Longsor Warga Diminta Mengungsi

Polisi melarang kendaraan berukuran besar melintasi Jalan Kolonel Masturi, Cimahi-Lembang, Bandung Barat, retakan kian melebar berpotensi longsor

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/Rahmat Kurniawan
TITIK LONGSOR - Sejumlah titik longsor di Jalan Kolonel Masturi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (1/6/2025). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Rahmat Kurniawan

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG BARAT - Polisi melarang kendaraan berukuran besar melintasi Jalan Kolonel Masturi, Cimahi-Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal itu menyusul melebarnya retakan pada bukit hingga meningkatkan potensi terjadinya longsor.

"Untuk kendaraan besar kami sudah blokir untuk tidak bisa memasuki ke daerah sana," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurallah Adi Putra, Minggu (1/6/2025).

Niko turut mengkonfirmasi adanya retakan bukit di Jalan Kolonel Masturi, Kampung Karamat, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Lebar retakan mencapai lebih dari 20 sentimeter dan kondisi tanah di bukit telah menurun hingga 30 sentimeter. Polisi telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika longsor kembali terjadi di titik tersebut.

"Kondisi terakhir sampai dengan saat ini, pergeseran satu jengkal dan mengalami penurunan 30 cm, kajian akan disampaikan pihak terkait, kami terkait dengan menjaga keselamatan pengendara lokal maupun luar kota," ujarnya.

Sebelumnya, retakan tanah pada bukit di Jalan Kolonel Masturi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kian mengkhawatirkan. Lebar retakan mencapai lebih dari 20 sentimeter dan memperbesar potensi terjadinya longsor yang dapat menutup Jalan Kolonel Masturi.

Baca juga: BREAKING NEWS! Longsor Membelah Setengah Badan Jalan Raya Mangunreja -Sukaraja Tasikmalaya

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bandung Barat, Meidi mengkonfirmasi adanya retakan tersebut dan petugas telah melakukan asesmen di lokasi retakan.

"Kita sudah asesmen dan memang retakan semakin membesar," kata Meidi, Minggu (1/6/2025).

Selain lebar retakan yang melebar, tanah di bukit tersebut juga mengalami penurunan. Angka penurunan mencapai 30 sentimeter.

"Disarankan masyarakat supaya segera mengungsi, karena longsor berpotensi telah terjadi khususnya saat hujan," kata Meidi.

Meidi menambahkan, hasil asesmen telah dilaporkan ke dinas terkait untuk dilakukan tindak lanjut.

"Kita asesmen sudah, tindak lanjut ada di masing-masing OPD," ujarnya. 

Pantauan di lokasi, Minggu (1/6/2025) lokasi retakan berada di titik longsor yang terjadi beberapa tahun silam, tepatnya di Kampung Karamat, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Titik tersebut masih ditutup dengan terpal berwarna biru yang kondisinya telah usang. (*)
 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved