Senin, 13 April 2026

Polisi Berhasil Naik Kapal Pengangkut Batu Bara yang Terhempas Badai di Pantai Santolo

Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut berhasil menaiki kapal pengangkut batu bara yang terparkir di perairan Santolo

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
istimewa
PERIKSA KAPAL - Satpolairud Polres Garut memeriksa kapal bermuatan batu bara yang turun jangkar di perairan Santolo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (21/5/2025). Kapal berhenti akibat cuaca ekstrem. 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari 


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut berhasil menaiki kapal pengangkut batu bara yang terparkir di perairan Santolo.

Kapal tersebut sebelumnya mendadak berhenti lantaran terhambat kondisi cuaca saat berlayar melewati perairan Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (21/5/2025) pagi.

Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekkan setelah sebelumnya upaya pemeriksaan sempat tertahan akibat cuaca buruk di perairan Santolo.

"Kapal dipastikan dalam kondisi baik, hanya sedang turun jangkar bertahan akibat kondisi cuaca buruk yang sangat riskan dan membahayakan keselamatan awak," ujarnya kepada Tribun.

Ia menuturkan, kapal yang membawa emas hitam seberat 1059 GT tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Panjang Bandar Lampung pada 17 Mei.

Setelah melintasi wilayah perairan Tasik Selatan pada 20 Mei malam kapal dihantam cuaca buruk.

Dengan pertimbangan keselamatan jelasnya, nakhoda kapal memutar haluan kapal kembali ke arah barat dengan tujuan Teluk Cilautereun, Garut Selatan untuk berlindung sementara.

"Kapal dinaiki 19 ABK beserta kapten kapal, semuanya dalam kondisi baik. Tujuan mereka ke PLTU Cilacap," ungkapnya.

Ia menjelaskan pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan kelengkapan berlayar dan diketahui bahwa seluruh dokumen kapal dalam keadaan lengkap dan sah.

Termasuk Surat Persetujuan Berlayar (SPB), surat laut, dan daftar kru kapal.

"Cuaca sedang tidak baik, kami juga berharap masyarakat di pesisir berhati-hati atas kondisi seperti ini," ungkapnya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved