Sabtu, 2 Mei 2026

Harga Cabai Pasca Lebaran Turun, Petani di Sindangbarang Ciamis Masih Merugi

Saat panen, petani hanya mendapatkan harga antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, jauh dari harga pasar yang berlaku.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
PETANI CABAI - Para petani yang sedang memanen cabai merah keriting di Desa Sindangbarang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Pasca Lebaran, harga cabai merah keriting di pasaran mulai menunjukkan penurunan. 

Saat ini, harga di tingkat pedagang mencapai sekitar Rp60 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari Rp100 ribu per kilogram menjelang Lebaran.

Namun, penurunan harga ini tidak berbanding lurus dengan harga yang diterima oleh petani di tingkat bawah. 

Saat panen, petani hanya mendapatkan harga antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, jauh dari harga pasar yang berlaku.

Baca juga: Harga Cabai Merah Lokal di Pasar Manis Ciamis Naik Dua Kali Lipat Pasca Lebaran 2025

Seperti yang terjadi di Desa Sindangbarang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, para petani sedang melakukan panen cabai merah keriting. 

Dari lahan seluas dua hektare, mereka mampu menghasilkan hingga delapan kuintal cabai siap jual.

Namun demikian, para petani mengeluhkan harga jual yang belum sebanding dengan biaya operasional yang tinggi, termasuk pembelian pupuk dan obat-obatan. 

Pada pekan lalu, harga cabai bahkan sempat anjlok hingga Rp18 ribu per kilogram, membuat petani mengalami kerugian.

Deri, salah satu petani cabai, menyampaikan bahwa harga cabai kini perlahan mulai membaik. 

Saat ini, harga di tingkat petani sudah menyentuh Rp30 ribu per kilogram.

“Kami berharap harga bisa naik lagi setidaknya ke Rp35 ribu per kilogram sesuai harga kontrak, supaya bisa menutupi biaya perawatan dan tenaga yang sudah kami keluarkan,” ungkap Deri, Kamis (17/4/2025).

Sementara itu, untuk jenis cabai rawit domba, harga di tingkat petani relatif stabil di angka Rp60 ribu per kilogram. 

"Namun di pasaran, harga cabai rawit bisa mencapai Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram," tambahnya.

Menyikapi fenomena ini, petani berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait fluktuasi harga cabai, agar kesejahteraan petani tetap terjaga dan hasil panen tidak selalu bergantung pada kondisi pasar yang tidak menentu.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved