Selasa, 21 April 2026

Bupati Indramayu Pelesir

Gubernur Dedi Mulyadi Ingatkan Keluarga Pejabat Daerah Harus Bahagia Wisata di Daerahnya Sendiri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menyebut keluarga pejabat daerah harus bahagia berekreasi di daerah masing-masing

Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman
KOMENTARI BUPATI INDRAMAYU - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi saat diwawancarai di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (8/4/2025). Ia menyebut keluarga pejabat daerah harus bahagia berekreasi di daerah masing-masing. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurahman

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menyebut keluarga pejabat daerah harus bahagia berekreasi di daerah masing-masing, bukan pelesiran ke negara orang. 

Hal itu diungkapkan Dedi Mulyadi, saat menanggapi alasan Bupati Indramayu, Lucky Hakim yang menyampaikan alasan pelesiran ke Jepang bersama keluarga saat libur lebaran karena memenuhi janji kepada anak-anaknya.

"Tapi, saya jelasin Pak Lucky memang kita ini hari ini adalah pejabat negara. Jadi karena pejabat negara terikat oleh peraturan negara. Nah, walaupun itu keinginan anak-anak, hak kita untuk memberikan kebahagiaan bagi anak-anak kita. Tapi kan bahagia tidak mesti di Jepang," ujar Dedi Mulyadi, Selasa (8/4/2025). 

Seharusnya, kata dia, keluarga pejabat itu mendapatkan kebahagiaan di daerahnya sendiri, bukan di negara orang lain. 

"Kalau mengatakan bahwa, kotanya tidak seindah Jepang, bikin dong jadi seindah Jepang. Jadi, saya ingin nanti para pejabat itu, coba ciptakan tempat-tempat di Jawa Barat menjadi tempat-tempat indah sehingga dia rekreasinya di wilayah kerjaannya masing-masing. Gitu loh," ucapnya.

Baca juga: Lucky Hakim Bakal Diperiksa Kemendagri, Begini Komentar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

Meskipun keluarga Lucky Hakim datang dari kalangan artis, kata Dedi, tapi hari ini harus sudah membiasakan diri sebagai pejabat publik yang terikat peraturan dan budaya. 

Apalagi, saat Lucky Hakim berlibur di Jepang bersama keluarganya, kata dia, banyak masalah di Indramayu yang belum tuntas, terutama saat musim mudik lebaran.

"Selain infrastruktur yang perlu waktu untuk dibenahi adalah yang nyapu koin. Itu saya sudah berkunjung ke situ jauh sebelum jadi Gubernur. Nah, ini kan kita harus cari rumusan bagaimana mereka berhenti nyapu koin," katanya.

Baca juga: Klarifikasi Liburan ke Jepang, Lucky Hakim Langsung Bertolak dari Indramayu ke Kemendagri, Hari Ini

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved