Minggu, 12 April 2026

Libur Lebaran, Bencana Longsor Hingga Pohon Tumbang Kepung Tasikmalaya

Masih dalam momen libur Lebaran, bencana longsor hingga pohon tumbang melanda kawasan Tasikmalaya

Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Dok.BPBD Kota Tasikmalaya
POHON TUMBANG - Pohon tumbang yang terjadi di TMP Kusumah Bangsa di wilayah Kota Tasikmalaya, Kamis (3/4/2025). 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, TASIKMALAYA - Masih dalam momen libur Lebaran, bencana longsor hingga pohon tumbang melanda kawasan Tasikmalaya.

Bahkan terbaru ada orang hanyut yang sedang mancing di wilayah Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis (3/4/2025).

Untuk kejadian tanah longsor terjadi pasa Rabu, (2/4/2025) tepatnya di jalan Papayan Jatiwaras, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya.

Bencana ini sempat menutup akses jalan utama mengarah ke Salopa maupun Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya.

ATASI LONGSOR - Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi material longsor dan memberlakukan One Way di lokasi longsor, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (2/4/2025).
ATASI LONGSOR - Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi material longsor dan memberlakukan One Way di lokasi longsor, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (2/4/2025). (Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin)

Baca juga: Petugas Gabungan Berlakukan One Way di Lokasi Longsor Jalan Jatiwaras-Salopa

Sedangkan kejadian pohon tumbang terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya tepatnya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumah Bangsa, Kecamatan Tawang.

Sementara terbaru pada Kamis (3/4/2025) seorang warga Tasikmalaya dilaporkan hilang usai tenggelam saat mancing di Sungai Leuwi Orok, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya.

"Untuk di wilayah Kabupaten Tasikmalaya ada dua kejadian yang masuk yakni tanah longsor dan orang tenggelam," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin kepada wartawan TribunPriangan.com.

Baca juga: Sedang Asik Mancing, Warga Tasikmalaya Dilaporkan Tenggelam di Sungai Leuwi Orok

Menurutnya, dua kejadian terjadi di hari yang berbeda pasca lebaran. Untuk pencarian pun masih dilakukan oleh petugas gabungan.

"Kalau tanah longsor saat ini akses jalannya sudah kembali normal, untuk korban tenggelam sampai sekarang masih terus dilakukan pencarian," pungkasnya.

Senada dikatakan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa wilayahnya memang rawan bencana longsor khususnya di wilayah Tasik Selatan.

"Dimohon kepada masyarakat agar lebih waspada karena intensitas hujan saat ini cukup tinggi dan beberapa wilayah Tasik rawan bencana longsor," kata Cecep.

Sementara Koordinator Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman mengaku pasca lebaran pihaknya baru menerima satu laporan kejadian yakni pohon tumbang dan sudah ditangani, Kamis (3/4/2025).

"Baru satu laporan yang kami terima, meski begitu pihaknya tetap melakukan pemantauan ke sejumlah titik yang rawan bencana," kata Harisman. (*)

 

 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved