THR Tak Kunjung Cair, Perangkat Desa di Pangandaran Andalkan Siltap
Nasib perangkat desa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat beberapa tahun ini tidak pernah mendapatkan tunjangan hari raya (THR).
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Nasib perangkat desa di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat beberapa tahun ini tidak pernah mendapatkan tunjangan hari raya (THR).
Boro-boro THR, penghasilan tetap (Siltap) yang biasa diterima perangkat pun selalu telat. Apalagi, Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) yang hingga kini tidak kunjung cair.
Hal tersebut diungkapkan Dede Wahyu Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pangandaran.
"Semua perangkat desa tidak dapat THR. THR itu dikembalikan lagi ke APBDes," ujar Dede dihubungi Tribun melalui WhatsApp, Minggu (23/3/2025) siang.
Untuk penghasilan tetap (Siltap) perangkat Desa memang secara bertahap sudah mulai dicairkan. Tapi, bulan maret ini belum cair.
"Jadi, tinggal yang Maret belum cair. Katanya insyaallah Pemda akan merealisasikan sebelum lebaran. Jadi, kita nunggu Siltap saja karena THR enggak ada," katanya.
Sementara untuk tunjangan bantuan khusus atau TPAPD, itu sudah lama tidak ada atau tidak dicairkan Pemda Pangandaran.
"Ya, semoga Pemda yang dipimpin Bupati baru bisa memberikan kebijakan sesuai harapan kita. Ya, itung-itung THR lah," ucap Dede.
Meskipun TPAPD beberapa tahun ini tidak cair, tapi peraturan Bupati tentang bantuan keuangan khusus untuk perangkat Desa itu masih ada dan belum dihapus.
"Artinya, beliau (Bupati) masih ada keinginan untuk memberikan tunjangan itu ke setiap Desa," ujarnya.
Memang, kebanyakan perangkat desa di Kabupaten Pangandaran menggantungkan hidupnya dari pekerjaan sebagai perangkat Desa. Karena tidak boleh doble pekerjaan.
"Ya, memang ada yang punya usaha sampingan. Tapi, mayoritas mengandalkan dari kerjaan perangkat desa," kata Dede.(*)
| Renovasi SDN 1 Cibenda Dimulai, Balok Kayu Lama di Atap Bangunan Jadi Sorotan |
|
|---|
| 5 Pejabat di Polres Pangandaran Dirotasi, Kapolres Tekankan Profesional dan Adaptasi Wilayah Wisata |
|
|---|
| Peternak di Pangandaran Rugi Hampir Satu Miliar Gara-gara Kandang Ayamnya Terbakar |
|
|---|
| 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Lansia di Banjaranyar Ciamis Dapat Bantuan Rumah dan Sembako |
|
|---|
| Digeruduk Ratusan Petani Pangandaran, BBWS Citanduy Janji Tindaklanjuti Tuntutannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-THR.jpg)