Jumat, 1 Mei 2026

4 Rumah Warga Desa Nasol Ciamis Terdampak Tanah Longsor, 15 Jiwa Mengungsi

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Desa Nasol, rumah yang terdampak longsor dihuni oleh empat kepala keluarga, dengan total 15 jiwa.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Dok. BPBD Ciamis
TANAH LONGSOR - Kondisi empat rumah warga di Desa Nasol Ciamis yang terdampak akibat tanah longsor, Rabu (19/3). Berdasarkan laporan dari Pemerintah Desa Nasol, rumah yang terdampak longsor dihuni oleh empat kepala keluarga, dengan total 15 jiwa. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cikoneng pada Selasa (18/3/2025) malam sekira pukul 21.30 WIB, menyebabkan tanah longsor di Dusun Sigung II, Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis.

Akibatnya, empat rumah warga terdampak, dengan bagian dapur mengalami kerusakan.

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Desa Nasol, rumah yang terdampak longsor dihuni oleh empat kepala keluarga, dengan total 15 jiwa.

Baca juga: Gula Aren Ciamis Terancam Punah: Petani Hadapi Persaingan Tak Sehat dan Minim Dukungan Pemda

Adapun pemilik rumah tersebut masing-masing milik Sahri (1 KK 2 Jiwa), Iyo (1 KK 4 Jiwa), Pulung (1 KK 5 Jiwa), dan Emah (2 KK 4 Jiwa).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Warga yang terdampak terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa tim telah dikerahkan untuk menyalurkan bantuan, termasuk kebutuhan mendesak seperti terpal.

Baca juga: DKUKMP Ciamis Perketat Pengawasan Pasar untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran 2025

"Kami menerima laporan kejadian tanah longsor di Desa Nasol dan langsung menindaklanjuti dengan menyalurkan bantuan logistik. Saat ini, kebutuhan utama warga adalah terpal untuk menutup area yang terdampak, mengingat kondisi rumah yang mengalami kerusakan di bagian dapur," ujar Ani Supiani, Rabu (19/3/2025).

Lebih lanjut, Ani Supiani menjelaskan bahwa BPBD akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan yang diperlukan dapat segera diberikan.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak desa atau BPBD untuk mendapatkan bantuan secepatnya," tambahnya.

Hingga saat ini, warga yang terdampak masih mengungsi, menunggu upaya lebih lanjut untuk penanganan dampak longsor. 

Pemerintah daerah bersama BPBD dan pihak terkait akan terus berupaya memberikan bantuan dan pemulihan bagi warga terdampak.

Saat ini, petugas BPBD sudah berada di lokasi kejadian guna melakukan asessment lebih lanjut, dan berupaya untuk menyingkirkan material longsoran. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved