Jumlah Rumah Terdampak Pergeseran Tanah di Cineam Tasikmalaya Terus Bertambah
Jumlah rumah terdampak pergeseran tanah bertambah menjadi 34 unit di Kampung Margamulya, Desa Cikondang
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: ferri amiril
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Jumlah rumah terdampak pergeseran tanah bertambah menjadi 34 unit di Kampung Margamulya, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (14/2/2025).
Pergerakan tanah pun masih terjadi setiap hari dengan pergeseran satu hingga dua sentimeter semakin menambah kekhawatiran warga.
Petugas gabungan terus bersiaga di lokasi untuk memantau situasi dan memastikan keselamatan warga.
Sedangkan pemerintah daerah bersama BPBD dan Badan Geologi sedang melakukan kajian guna menentukan langkah penanganan yang tepat terhadap bencana ini.
Bahkan, petugas gabungan sempat melakukan evakuasi bangunan yang terancam roboh akibat pergerakan tanah.
Tim yang terlibat dalam evakuasi terdiri dari Tim SAR Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar, BPBD Desa Cikondang, Polsek Cineam, Babinsa Desa Cikondang, Linmas, serta warga setempat.
"Kami memastikan bahwa semua langkah evakuasi dilakukan dengan aman agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi warga maupun petugas," ungkap Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar Kompol Dr. Fajar Cahyono kepada wartawan TribunPriangan.com,
Dua rumah milik warga, Nana Rohana dan Wawan, telah dikosongkan karena kondisinya dinilai tidak lagi aman.
"Hasil pemeriksaan ini nantinya akan menjadi rekomendasi teknis bagi pemerintah dalam menangani bencana pergerakan tanah di wilayah ini," ungkapnya.
Kondisi rumah yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan kini semakin parah. Lantai keramik mengembang ke atas, menyebabkan kerusakan yang terus bertambah.
Salah seorang warga terdampak Dedeh Rahmayanti, mengaku was-was dengan kondisi ini. Ia dan suaminya sudah mengemas barang-barang untuk dibawa ke pengungsian.
"Iya, saya sudah mengemas barang-barang untuk mengungsi karena rumah sudah retak-retak. Awalnya retakannya kecil, tapi sekarang semakin membesar," kata Dedeh.
Dedeh menambahkan bahwa dirinya merasa tidak tenang tinggal di rumah dan memilih untuk mengungsi ke rumah mertuanya.
"Ya pasti khawatir, was-was, gak tenang tinggal di rumah. Yang saya bawa ini baju-baju dan barang berharga. Harapannya, semoga Allah memberikan keselamatan dan bencana ini segera berlalu," katanya.(*)
| Unpad Bawa Mahasiswi yang Ditodong dan Dilindas Motor di Jatinangor Sumedang ke RSUP |
|
|---|
| Tumbang Saat Lepas Jemaah Haji, Begini Kondisi Terkini Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra |
|
|---|
| 3 Tempat Wisata Seru di Tasikmalaya Untuk Liburan Long Weekend Pekan Ini |
|
|---|
| Long Weekend Berlangsung 3 Hari Kedepan, 4 Wisata Seru di Tasikmalaya Ini Bisa Jadi Tujuan Liburan |
|
|---|
| 3 Hari Hilang, Lansia di Tasikmalaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/evakuasirumahdongah.jpg)