Lansia di Pangandaran Tunggu Itikad Baik Bule yang Menabraknya
Korban kecelakaan dan juga diduga penganiayaan si bule di kawasan wisata Pangandaran, berharap ada itikad baik
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Korban kecelakaan dan juga diduga penganiayaan si bule di kawasan wisata Pangandaran, berharap ada itikad baik dari warga negara asing (WNA) itu.
Korban ini bernama Nasimun (60), seorang pria lansia warga Dusun Karangsalam RT 04/ 05, Desa Pananjung, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Nasimun adalah korban kecelakaan sekaligus diduga korban penganiayaan oleh seorang bule berinisial Mr. ZSS (52) asal California Amerika Serikat.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kidang Pananjung RT 04/08 Dusun Parapat Desa Pangandaran, Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dan terjadi sewaktu Nasimun menjemput istrinya yang telah berjualan pecel di kawasan wisata pantai Pangandaran.
Nasimun menyampaikan, kini permasalahan yang telah dialaminya sebelumnya sudah diserahkan kepada Polres Pangandaran.
Pasca kejadian kecelakaan dan kemudian diduga dianiaya si bule, kondisi kesehatannya kiki sudah mulai membaik
Dengan kondisinya saat ini, dia mengaku akan membuka lebar jika ada itikad baik dari pihak keluarga WNA ke rumahnya untuk langsung meminta maaf.
"Kan, kata pak Ustadz juga kalau ada orang yang minta maaf harus dimaafkan," ujar Nasimun kepada sejumlah wartawan di rumahnya, Kamis (13/2/2025) siang.
Menurutnya, jika yang bersangkutan datang ke rumahnya, berarti ada niat baik dan tentu akan diterima meskipun sudah lapor Polisi.
Namun jika ada itikad baik dari WNA itu, dia mengaku kebingungan untuk mencabut kasus pelaporan yang kini sedang ditangani Polisi.
"Cara pencabutan pelaporan itu kan saya tidak tahu, ngurusnya harus gimana? Karena saya kan awam (tidak tahu)," ucapnya.
Jadi, intinya Nasimun akan menerima jika dari pihak keluarga WNA bersangkutan meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan.
"Ya, saya juga bersedia dan disaksikan oleh pihak keluarga. Bukannya aki ingin disembah, atau minta dihargai. Tapi, kan kemanusiaan saja. Karena, minta maaf kan enggak bayar," kata Nasimun.
Meskipun memang, hingga kini belum ada dari pihak keluarga WNA yang datang ke rumahnya untuk meminta maaf."Kemarin - kemarin ada yang datang ke rumah, tapi cuma dari perwakilan saja," ujarnya.(*)
| 5 Pejabat di Polres Pangandaran Dirotasi, Kapolres Tekankan Profesional dan Adaptasi Wilayah Wisata |
|
|---|
| 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Lansia di Banjaranyar Ciamis Dapat Bantuan Rumah dan Sembako |
|
|---|
| Nenek Onah Asal Pangandaran Berangkat Haji dari Biaya Berjualan Kayu Albasia |
|
|---|
| Viking Tasikmalaya Sebut Tak Ada Anggotanya yang Menjadi Korban Kecelakaan |
|
|---|
| Heboh Bobotoh Meninggal di Tasik! Polisi: Ada 2 Kecelakaan Usai Konvoi Persib Menang Atas Persija |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Suasana-saat-Nasimun-di-rumahnya-menyampaikan-kondi.jpg)