Kamis, 14 Mei 2026

Hampir Semua Komoditi Sayuran di Pangandaran Dipasok dari Luar Daerah

Hampir semuanya dipasok dari luar, karena produksi sayuran di Kabupaten Pangandaran tidak bisa memenuhi permintaan pasar.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
TribunPriangan.com/ Ai Sani Nuraini
KOMODITI SAYURAN - Ilustrasi beberapa komoditi sayuran yang dijual di Pasar Manis Ciamis. Hampir 95 persen barang sayuran di setiap pasar tradisional Kabupaten Pangandaran dipasok dari luar. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Kemetrologian di Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran, Supendi, menyebut, 95 persen barang sayuran di setiap pasar tradisional Kabupaten Pangandaran dipasok dari luar.

Hampir semuanya dipasok dari luar, karena produksi sayuran di Kabupaten Pangandaran tidak bisa memenuhi permintaan pasar.

"Jadi, malah produksi pertanian Pangandaran ini banyak yang dijual keluar daerah. Biasanya kan, petani Pangandaran menjualnya langsung ke konsumen," ujar Supendi melalui WhatsApp, Jum'at (7/2/2025) pagi.

Menurutnya, kebanyakan sayuran berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti dari Blora, Bojonegoro, dan daerah lainnya.

"Memang, kalau sayuran lokal Pangandaran itu kadang-kadang proses tanamnya lebih cepat," katanya.

Baca juga: Balawista Pangandaran Minta Pemda Menambah Anggota Lifeguard, Berikut Jumlah Idealnya

Saat ini, sayuran yang banyak di produksi petani di Pangandaran seperti, kangkung, timun, kacang panjang, dan terung.

Jadi, hasil pertanian di Kabupaten Pangandaran hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan sendiri saja."Memang, kebanyakan seperti itu. Jadi, tidak untuk di ekspor," ucap Supendi.

Sementara seorang pedagang di Parigi, Muhrodin, menyampaikan, harga barang yang sedang naik turun di pasar yaitu komoditi cabe.

"Kalau harga naik, itu tidak sedikit. Pasti, bisa mencapai puluhan ribu. Seperti cabe rawit, sekarang harganya di kisaran Rp 70 ribu perkilogram," ujarnya. (*)

Baca juga: Daftar Rincian Harga Subsidi Elpiji 3 Kg Pulau Jawa Per Februari 2025, Jabar Berapa?

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved