Jumat, 10 April 2026

Jadwal Pemberangkatan Whoosh Mulai 1 Februari 2025, Ada 62 Perjalanan

PT KCIC telah merilis jadwal keberangkatan Whoosh terbaru dengan 62 perjalanan, yang akan berlaku mulai 1 Februari 2025.

KCIC
Jadwal pemberangkatan Whoos Mulai 1 Februari 2025, Ada 62 Perjalanan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - PT KCIC telah merilis jadwal keberangkatan Whoosh terbaru dengan 62 perjalanan, yang akan berlaku mulai 1 Februari 2025.

Jumlah perjalanan itu bertambah sebanyak 14 perjalan dari yang sebelumnya 48 perjalanan per hari.

General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa mengatakan, 62 jadwal Whoosh per hari ini terdiri dari 31 jadwal keberangkatan dari arah Jakarta dan 31 jadwal dari arah Bandung.

"Keberangkatan pertama dari Stasiun Halim adalah pukul 06.25 WIB dan keberangkatan pertama dari Stasiun Tegalluar Summarecon adalah pukul 06.05 WIB," ujar Eva dalam keterangannya, Minggu (26/1/2025).

Baca juga: Kereta Cepat Whoosh Dipadati Penumpang Saat H+1 Lebaran dengan Okupansi 80 Sampai 95 Persen

Sedangkan untuk keberangkatan terakhir dari Stasiun Halim, kata Eva, telah ditetapkan pada pukul 21.25 WIB dan untuk keberangkatan terakhir dari Stasiun Tegalluar Summarecon dijadwalkan pada pukul 21.05 WIB.

Selain penambahan jadwal perjalanan Whoosh, jadwal kereta feeder rute Padalarang-Bandung maupun sebaliknya juga telah ditambah menyesuaikan dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan Whoosh di Stasiun padalarang.

KCIC juga telah resmi membuka penjualan tiket Whoosh untuk keberangkatan 1 Februari 2025. Maysarakat bisa memesan tiket Whoosh sejak 25 Januari 2025 di seluruh saluran penjualan tiket Whoosh.

"Segera pesan tiket secara online di untuk menghindari antrean dan mendapatkan kepastian tiket sebelum tiba di stasiun. Pemesanan secara online melalui aplikasi Whoosh memungkinkan penumpang untuk mendapatkan layanan perubahan jadwal dan pembatalan tiket secara online," katanya.

Eva mengatakan, KCIC tetap menerapkan tarif dinamis pada kelas Premium Economy. Artinya, harga tiket pada kelas ini dapat berfluktuasi tergantung pada waktu pemesanan, waktu perjalanan, tingkat ketersediaan kursi dan lainnya.

"Sementara itu, tarif tetap diberlakukan untuk Business Class sebesar Rp450 ribu dan First Class sebesar Rp600 ribu," ucap Eva.

Kedua kelas ini, kata Eva, menawarkan fasilitas lebih, seperti tempat duduk yang lebih nyaman, layanan makanan dan minuman selama perjalanan, serta kenyamanan di ruang tunggu VIP saat di stasiun keberangkatan.

Menurut Eva, penambahan jadwal ini merupakan langkah strategis untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada penumpang dan mendukung pertumbuhan transportasi publik modern serta respons KCIC terhadap tingginya permintaan masyarakat.

"Dengan jadwal yang semakin fleksibel dan fasilitas yang optimal, kami ingin memastikan bahwa layanan Whoosh selalu menjadi pilihan utama untuk perjalanan cepat, aman, dan nyaman," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved