Jumat, 1 Mei 2026

Timnas Indonesia

Profil Patrick Kluivert Pengganti STY yang Akan Melatih Timnas Indonesia

Sosok Patrick Kluivert, Pengganti Shin Tae-young dengan Catatan Hitam dan Rekam Jejak Muram di Dunia Sepak Bola

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunNews.com
Patrick Kluivert sosok yang digadang jadi pelatih baru Timnas Indonesia 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Nama Patrick Kluivert belakangan menjadi sorotan publik, terutama di tanah air.

Pasalnya, Patrick digadang-gadang akan memegang kendali penuh atas Tim Nasional Sepak Bola Indonesia (Timnas Indonesia) menggantikan posisi utama Pelatih Handal Shin Tae-young yang baru saja diberhentikan secara mendadak oleh Federasi Sepak Bola Indonesia PSSI.

Hal ini telah dikonfirmasi secara langsung Ketua PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers, Senin (6/1/2025).

Pemberhentian mendadak ini mecuri perhatian masyarakat, dikarenakan kontrak Shin Tae-young yang masih terus berkiprah di masa depan klub bola nasional indonesia baru akan berhenti pada 2027 mendatang.

Mengutip berbagai sumber, pemecatan Shin Tae-yong ternyata sudah muncul sebelum Timnas Indonesia menghadapi China di laga kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober 2024 lalu.

Baca juga: Marc Klok Berpendapat Lain Soal Didepaknya Shin Tae-yong dari Pelatih Timnas Indonesia

"Kalau saja waktu itu kami mengambil keputusan yang tergesa-gesa, tidak baik juga.

Bahkan, persoalan itu sudah dirasakan sebelum pertandingan Indonesia melawan China.

Ya, cuma, waktunya terlalu mepet waktu itu.

Dan, yang terbaik, ya hari ini. Kita masih punya waktu 2,5 bulan untuk persiapan.

Saya tidak mau mengambil keputusan yang membuat keadaan tidak baik.

Sesuai perhitungan, waktu 2,5 bulan ini cukup. Tidak tergesar-gesa seperti pertandingan melawan China saat itu," kata Erick Thohir.

Baca juga: Benarkah Pemecatan Shin Tae-yong Gegara Komunikasi yang Buruk? Siapa Penggantinya di Masa Depan?

Beriringan dengan pemecatan Shin Tae-young, PSSI langsung mengumumkan sosok baru yang akan menggantikan peran Coach asal Korea Selatan Tersebut.

Sedikitnya telah beredar 3 nama yang menjadi kandidat, satu daintaranya adalah Patrick Kluivert.

Lantas siapa sebenarnya Patrick Kluivert?

Patrick Kluivert
Patrick Kluivert (Ist/@iconsport)

Nama Patrick Kluivert memang tidak asing bagi para pecinta sepak bola. Pasalnya selama aktif jadi pemain, ia punya rekam jejak yang istimewa.

Berposisi sebagai striker, Kluivert mengawali karir profesionalnya di salah satu raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Debut di usia muda, ia berhasil mengemas 39 gol dari 70 penampilan untuk Il Lancierer.

Di tahun 1997, ia pindah ke raksasa Italia, AC Milan. Namun ia hanya bertahan satu musim saja sebelum pindah ke Barcelona pada tahun 1998.

Di Barcelona, Kluivert bisa dikatakan mencapai puncak karirnya. Ia berhasil mengemas total 90 gol dari total 182 penampilan selama enam tahun membela Las Azulgrana.

Setelah dari Barcelona, ia sempat membela beberapa klub seperti Newcastle United, Valencia, PSV sebelum pensiun di Lille pada tahun 2008 silam.

Dalam perjalanan karirnya, Kluivert juga pernah melatih di tim nasional. Pada tahun 2012, ia menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas Belanda.

Mantan bosnya di AZ Alkmaar, Louis van Gaal memintanya bergabung dengan tim kepelatihannya. Namun ia meninggalkan pekerjaan ini setelah Piala Dunia 2014, di mana ia tidak ikut Louis van Gaal yang pindah menjadi manajer Manchester United.

Di tahun 2015, Kluivert ditunjuk menjadi pelatih kepala Timnas Curacao. Prestasi terbaiknya adalah membantu Curacao lolos ke Piala Karibia 2017 dan juga Piala Emas Concacaf 2017.

Di tahun 2018, Kluivert diminta menjadi asisten Clarence Seedorf saat legenda AC Milan itu menangani Timnas Kamerun. Namun ia hanya satu tahun memainkan peran ini.

Pada tahun 2021, ia sempat diminta menjadi pelatih interim Timnas Curacao lagi, karena pada saat itu Guus Hiddink, pelatih kepala Timnas Curacao mengidap Covid-19.

Sepanjang perjalanan karirnya, Kluivert diketahui pernah menyandang berbagai catatan buruk.

Catatan Hitam Patrick Kluivert yang Terlibat Hutang Judi sebesar 16 M

Setelah pensiun, Kluivert menjadi asisten pelatih Timnas kamerun pada 2018. Ia kemudian menjadi manajer akademi Barcelona pada Juli 2019.

Kluivert menjadi pelatih utama Timnas Curacao pada 14 Mei 2021. 

Namun jabatan itu tak diemban lama oleh Kluivert karna rentetan hasil buruk yang diperoleh.

Setelah menjalani 6 pertandingan dengan hasil :

  • 1 kali menang
  • 2 imbang
  • 3 kali kalah

Kluivert resmi di depak Curacao pada Oktober 2021.

Pada Juli 2023, ia diangkat menjadi pelatih klub Turki, Adana Demispor sampai Desember 2023. Di Adana, Kluivert kembali mempersembahkan hasil buruk dengan mengemas 8 kemenangan dari 20 pertandingan.

Sejak tak lagi melatih Adana, Kluivert tidak menunggangi Timnas atau club apapun (pengangguran).

Disisi lain pada 2017 seperti dilansir dari laporan Bleacherreport Kluivert sempat diterpa kabar miring. Ia disebut berutang 1 juta euro kepada gang kriminal untuk judi.

“Eks bintang Barcelona dan Patrick Kluivert dilaporkan diperas oleh geng kriminal selama bertahun-tahun karena memiliki utang judi yang sangat banyak, lebih dari 1 juta euro,”

Rekam Jejak Muram Patrick Kluivert

1. Patrick Kluivert diketahui belum pernah melatih latihan Timnas di berbagai season Piala Dunia.

Pasalnya hanya tercatat ada satu Timnas yang pernah dilatihnya, yakni Curacao, pada 2015-2016, juga (interm) pada 2021.

Adapun kuasa bebera saat tersebutpun ditanganinya hanya pada kualifikasi Piala Dunia, dan bukan putaran final.

2. Hanya berkisar 5 bulan di Klub Turki, dan kemudian di Pecat.

Patrick Kluivert sempat melatih Adana Demirspor pada Juli-Desember 2023 lalu. Ia akhirnya dipecat usai hanya meraih 1 kemenangan dari 6 laga terakhir.

3. Sudah 1 Tahn Ngangur.

Sejak dicopot dari Adana Demirspor pada Desmber 2023 tersebut, belum terdengar lagi panggilan pelatih untuknya.

Sehingga, sudah setahun lebih dirinya mengangur.

Hal ini berbanding terbalik dengan segudang karir menjulang dari Shin Tae-youn yang bahkan mampu membawa indonesia menduduki peringkat 125 dari yang sebelumnya berada pada peringkat 146  pada 21 Desember 2023 lalu.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved