Sabtu, 25 April 2026

Kecelakaan di Tol Cipularang Km 86

Sosok Pepi, Dosen UIN SGD dan Pengurus Muslimat NU yang Meninggal Dalam Kecelakaan di Tol Cipularang

Tatang menjelaskan bahwa Pepi berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor terlebih dahulu, sebelum nantinya berkumpul dan naik mobil

Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar.id/Adi Ramadhan Pratama
Sejumlah karangan bunga berjejer di depan rumah Dosen UIN Sunan Gunung Djati sekaligus pengurus Muslimat Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat, Pepi Siti Paturohmah yang meninggal dunia dalam kecelakaan di Tol Cipularang, Senin (23/12/2024). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Dosen UIN Sunan Gunung Djati ( UIN SGD Bandung) sekaligus pengurus Muslimat Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat, Pepi Siti Paturohmah (49) dikabarkan meninggal dunia.

Pepi dikabarkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Tol Cipularang KM 86, tepatnya di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Senin 23 Desember 2024 pagi tadi.

Di mana, kendaraan yang ditumpangi Pepi yang akan berangkat dari Bandung ke arah Bogor, melaju sangat kencang dan menabrak bagian belakang truk yang sedang terparkir di jalan tol.

Akibatnya, nyawa Pepi tidak dapat diselamatkan. Sedangkan dua penumpang lainnya yang berada dalam satu kendaraan dengan Pepi masih bisa diselamatkan dan hanya mengalami luka-luka.

Salah satu tetangga Pepi, Tatang (54) mengatakan, dirinya sangat shock mendengar kabarnya yang dinyatakan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan. Pasalnya sebelum kecelakaan dirinya sempat bertemu.

"Kaget banget, shock. Soalnya tadi subuh sempat bertemu dulu. Jadi tahu pas perginya. Perginya itu sekitar setengah limaan beres Adzan Subuh, jadi tahu banget," ujarnya kepada Tribun Jabar pada Senin (23/12/2024).

Baca juga: SOSOK Pepi Siti Paturohmah, Dosen UIN Bandung, yang Meninggal Dalam Kecelakaan di Tol Cipularang

Tatang menjelaskan bahwa Pepi berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor terlebih dahulu, sebelum nantinya berkumpul di Griya (Grand) Cinunuk untuk naik mobil ke Bogor.

 "Jadi naik motor terus ketemuan sama temannya di depan Griya. Soalnya ada acara apa gitu ke Bogor. Baru tadi pagi ada kabar kalau almarhum kecelakaan," katanya.

Tatang mengungkapkan, jenazah Pepi langsung dibawa ke rumah orang tuanya di daerah Desa Ciluluk, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, untuk dimakamkan hari ini juga.

"Langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Cikancung. Semua keluarganya yang ada di sini langsung ke sana. Sepi di rumah engga ada siapa-siapa," ucapnya.

Baca juga: Kecelakaan Terkini di Tol Cipularang Km 86, Toyota Innova Tabrak Truk, Dosen UIN Bandung Meninggal

Terpantau Tribun Jabar, rumah Pepi yang berada di Komplek Permata Biru, Kelurahan Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung terlihat sepi. Hanya ada beberapa karangan bunga yang berjajar.

Di sisi lain, Tatang menjelaskan, sosok Pepi di lingkungan masyarakat terbilang sangat ramah. Bahkan menurutnya, Pepi merupakan sosok yang tidak pandang bulu untuk berbaur denga orang asing.

"Sangat ramah, mau itu ke orang lama atau baru. Aktif juga komunikasi sama masyarakat di sini. Bahkan sering main voli atau olahraga bareng di sini. Di sini siapa yang tidak tahu almarhum," ujarnya.

Baca juga: Daftar Identitas Korban Kecelakaan Maut Innova di Tol Cipularang,  Salah Satunya Dosen UIN Meninggal

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM 86, Dosen UIN Bandung Meninggal Dunia

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved