Minggu, 3 Mei 2026

Naskah Khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat 13 Desember 2024: Hal yang Harus Ada dalam Diri Setiap Muslim

Naskah Khutbah Jumat 13 Desember 2024/ 11 Jumadilakhir 1446 H: Hal yang Harus Ada dalam Diri Setiap Muslim

Tayang:
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
TribunNews.com
Ilustrasi Sholat Jumat 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Berikut terdapat Naskah Khutbah Jumat 13 Desember 2024/9 Jumadilakhir 1446, dengan judul 7 Adab Menjaga Keselamatan Lisan.

Salah satu rukun pada hari Jumat pemilihan Khutbah sangatlah penting dalam pelaksanaan shalat sunnah pada hari tersebut.

Ajaran Islam sendiri menganjurkan agar khutbah ini tidak disampaikan terlalu panjang agar jemaah tidak bosan. 

Sekedar informasi ajuran untuk menyampaikan khutbah secara singkat terdapat di dalam sebuah hadits riwayat Muslim dan Ahmad berikut ini.

عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 13 Desember 2024/9 Jumadilakhir 1446: Urgensi Saling Menasehati dalam Kehidupan

Artinya: "Dari Ammar Ibn Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya sholat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah sholat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik." (HR Muslim dan Ahmad)

عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ طُولَ صَلاَةِ الرَّجُلِ وَقِصَرَ خُطْبَتِهِ مَئِنَّةٌ مِنْ فِقْهِهِ فَأَطِيلُوا الصَّلاَةَ وَاقْصُرُوا الْخُطْبَةَ وَإِنَّ مِنْ الْبَيَانِ سِحْرًا (رواه مسلم وأحمد)

Artinya: "Dari Ammar Ibn Yasir (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw bersabda: Sesunggunguhnya panjangnya sholat dan pendeknya khutbah seorang khatib adalah tanda kepahaman seseorang tentang agama. Oleh karena itu panjangkanlah sholat dan persingkatlah khutbah; sesungguhnya dalam penjelasan singkat ada daya tarik." (HR Muslim dan Ahmad).

Untuk itu, pada kesempatan ini, TribunPriangan ingin mengulas tentang Hal yang Harus Ada dalam Diri Setiap Muslim.

Khutbah I

اْلحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدًا

أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ

فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا اتَّقُوْا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Baca juga: Naskah Khutbah Jumat 13 Desember 2024: 5 Golongan Manusia yang Dikhawatirkan Su’ul Khatimah

Jamaah Shalat Jum’at yang dirahmati Allah,

Marilah kita bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia-Nya. Kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk melaksanakan salah satu kewajiban yang telah difardhukan kepada kita, yaitu melaksanakan shalat Jum’at.

Semoga kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Hakikat dari takwa adalah menjalankan ketaatan kepada-Nya, dengan tidak melakukan maksiat, selalu mengingat-Nya, dan mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan, serta tidak menjadi orang yang kufur nikmat.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal, Rasulullah SAW bersabda:

"Ada empat sifat yang apabila semuanya ada pada dirimu, maka tidak akan menjadi sebab kalian ditimpa kesusahan. Empat sifat tersebut adalah:

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 6 Desember 2024: Hindari Zalim Jika tak Ingin Datangkan Azab Allah

1. Menjaga amanah,

2. Bicara jujur,

3. Berakhlak mulia,

4. Senantiasa menjaga kesucian.

Berdasarkan hadits ini, memegang teguh amanah adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Sekali kita tidak amanah, kepercayaan orang lain akan sulit kita dapatkan kembali.

Selain itu, berkata jujur dan tidak berdusta adalah dasar pergaulan di masyarakat, terlepas dari status sosial kita. Setiap orang harus menjaga diri dari sifat-sifat yang akan mengotori jiwa dan moral kita.

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 6 Desember 2024: Hindari Zalim Jika tak Ingin Datangkan Azab Allah

Senantiasa menjaga kesucian berarti:

1. Membersihkan diri dari akhlak yang buruk,

2. Membersihkan hati dari penyakit hati,

3. Membersihkan perilaku dari perbuatan jahiliyah.

Dalam Al-Qur'an Surah Yunus ayat 57, Allah berfirman:

"Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu nasihat dan pelajaran dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit-penyakit yang ada di dalam dada (hati manusia), serta petunjuk dan rahmat bagi orang yang beriman."

Jamaah Shalat Jum’at yang dirahmati Allah,

Untuk membersihkan hati dan mengembalikan diri kita kepada fitrah, ada tiga hal penting yang harus kita lakukan:

1. Berdoa kepada Allah,

2. Menghilangkan kelalaian (al-ghaflah),

3. Melakukan tazkiyatun nafs (pensucian jiwa) dengan senantiasa tawadhu’ di jalan Allah.

Syekh Abdurrahman As-Sa'di mengatakan bahwa Allah SWT memberikan akal kepada manusia dengan tiga tujuan:

1. Agar manusia cenderung menyukai kebenaran,

2. Agar manusia menganggap buruk segala yang batil,

3. Agar manusia memiliki kecenderungan menerima syariat Islam, baik yang lahir maupun yang batin. Allah telah menanamkan cinta pada kebenaran di dalam hati setiap makhluk-Nya.

Namun, sebagian manusia justru memutarbalikkan kebenaran, menjadikan yang batil sebagai kebenaran, dan yang haram dianggap sebagai hal yang biasa. Mereka yang tahu agama, namun tidak menggunakannya dengan benar, malah menjadi pembela kebatilan dan mengabaikan perintah Allah.


Semua ini terjadi karena mereka tidak menggunakan akal sehat yang telah Allah berikan. Akal sehat dapat membedakan antara yang haq dan yang batil, yang halal dan yang haram, yang sunnah dan yang bid'ah, yang tauhid dan yang syirik. Sayangnya, banyak yang justru menggunakan akalnya untuk mengakali kebenaran.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Abu Hurairah:

"Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (cenderung kepada Islam), namun kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi."

Dalam hadits riwayat Iyadh bin Himar, Rasulullah SAW bersabda:

"(Allah berfirman) Sesungguhnya Aku menciptakan hamba-hamba-Ku dalam keadaan hanif (lurus dan cenderung kepada kebenaran), namun kemudian setan mendatangi mereka dan memalingkan mereka dari agama mereka."

Hadits ini menegaskan bahwa manusia diciptakan dalam keadaan fitrah, cenderung kepada Islam dan beribadah kepada Allah. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surah Al-A'raf ayat 172:

"Dan ingatlah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap diri mereka (seraya berfirman), 'Bukankah Aku ini Tuhanmu?' Mereka menjawab, 'Betul, kami menjadi saksi.' Kami lakukan yang demikian itu agar di hari kiamat kalian tidak mengatakan: 'Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lalai terhadap ini (iman dan tauhid kepada Allah).'"

Jamaah Shalat Jum’at yang dirahmati Allah,

Semoga kita semua senantiasa menjaga fitrah kita, tetap berada di jalan kebenaran, dan senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam yang lurus. Mari kita berdoa kepada Allah agar hati kita selalu terbimbing dalam kebaikan dan dijauhkan dari segala kebatilan.

emoga khotbah singkat ini dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan melakukan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.

Semoga kita juga bagian dari umat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang tetap istiqomah menjalankan ibadah wajib yaitu salat beserta keluarga kita akan terhindar dari siksa api neraka di kemudian hari. 

Amin ya robbal alamin.

Baca juga: Teks Khutbah Jumat 6 Desember 2024: Kendalikan Amarah Sebelum datang Penyesalanmu

Khutbah II

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِينَ الطَّاهِرِينَ وَعَلَى أَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَعَلَى التَّابِعِينَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَقَرَابَتِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ أَجْمَعِيْنَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ

بَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

(*) 

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved