Selasa, 12 Mei 2026

Ratusan Warga Cibeureum Tasik Gelar Doa Bersama dan Tabur Bunga di TKP Pelajar Meninggal

Ratusan warga di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya menggelar doa bersama dan tabur bunga pada Selasa (24/9/2024) malam

Tayang:
Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin
Perwakilan warga menggelar doa dan tabur bunga pada Selasa malam (24/9/2024) di lokasi kejadian ditemukannya seorang pelajar yang meninggal dunia di Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, Minggu dini hari (22/9/2024). 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Ratusan warga di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya menggelar doa bersama dan tabur bunga pada Selasa (24/9/2024) malam, di lokasi penemuan seorang pelajar yang meninggal dunia beberapa hari lalu.

"Ini semua spontan dari warga sekitar untuk melampiaskan rasa empati dan simpati mereka dan sekaligus bagi saya ini merupakan demontrasi kekecewaan terhadap hak mereka yang sekarang itu sedikit terganggu," ucap tokoh masyarakat Gilman Mawardi kepada wartawan.

Menurut pria yang terpilih sebagai Anggota DPRD Kota Tasikmalaya mengaku, situasi aman harusnya bisa diberikan oleh pemerintah, dan melindungi masyarakat sekitar.

"Selain mereka berempati, mereka juga memberikan pesan moral. Saya selalu bagian dari penyelenggara pemerintah merasa malu dan kita belum berhasil melindungi dan memberikan rasa aman kepada mereka," tegasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS, Pelajar Tewas di Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, Diduga Terkait Geng Motor

Pihaknya meminta kepada pemerintah kota Tasikmalaya lebih serius, lebih fokus dalam memberikan rasa aman dan rasa nyaman ini. Karena ini merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

"Kedepan bagaimana kejadian ini jangan sampai terulang lagi, ini tamparan yang luar biasa bagi pemerintah daerah kota Tasikmalaya," tegasnya.

Tak hanya itu, Gilman menambahkan ini membuktikan belum berhasil dalam mendidik serta menjadikan masyarakat yang lebih beretika. 

"Bahkan kita itu sudah bersepakat visi misinya masyarakat religius, ini jauh dari nilai-nilai itu," katanya.

Sebelumnya warga digegerkan penemuan seorang pelajar ditemukan meninggal dunia dengan luka pada bagian kepala, yang terjadi di Jalan Letjen Mashudi, tepatnya di Kampung Negla RT 03/04, Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Minggu (22/9/2024) dini hari.

Bahkan saat ini Polisi sudah memeriksa 14 orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia. (*)

Baca juga: Keluarga Korban Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku yang Tewaskan Pelajar di Kota Tasikmalaya

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved