Selasa, 14 April 2026

Pendidikan

Pesan Rektor Unla Kepada 425 Wisudawan:Berani Ambil Risiko demi Lahirkan Solusi Bermanfaat

Jumlah 425 wisudawan itu terdiri dari 356 orang jenjang S1, 69 orang jenjang S2.

Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Sebanyak 425 mahasiswa-mahasiswi mengikuti wisuda Universitas Langlangbuana gelombang II di Jalan Karapitan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Sebanyak 425 mahasiswa-mahasiswi mengikuti wisuda Universitas Langlangbuana gelombang II di Jalan Karapitan.

Jumlah 425 wisudawan itu terdiri dari 356 orang jenjang S1, 69 orang jenjang S2.

Rektor Unla, Harry Anwar menyampaikan bahwa visi Unla adalah menjadi kampus yang unggul dengan lulusan profesional, inovatif, dan berkarakter menuju masyarakat sejahtera di ASEAN 2030.

Baca juga: Profesor Dwidja Priyatno Terpilih Kembali Menjadi Rektor Universitas Suryakancana Cianjur

"Kami bekali para lulusan dengan kompetensi dan keahlian sesuai bidang keilmuan masing-masing, agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta pemahaman dalam menerapkan prinsip integritas, tanggung jawab, dan disiplin yang kuat, serta kemampuan profesional yang harus dimiliki," katanya, Minggu (28/7/2024) seraya menyebut Unla telah terlisensi LSP P1 oleh BNSP.

Kehadiran LSP P1 ini, lanjutnya, supaya memastikan lulusan Unla memiliki kompetensi sesuai bidangnya, meskipun untuk wisuda saat ini baru ada 10 yang memiliki sertifikat kompetensi.

Namun, dia berharap untuk periode wisuda berikutnya terjadi peningkatan signifikan jumlah lulusan yang memiliki sertifikat kompetensi dari BNSP.

Baca juga: PROFIL Prof dr Arief S Kartasasmita, dari Wakil Rektor Jadi Rektor Terpilih Unpad Perioder 2024-2029

"Kami mendorong para lulusan untuk selalu berpikir kritis, kreatif, dan terbuka terhadap perubahan, berupa pembiasaan dalam keberanian mengambil resiko terukur demi menciptakan solusi-solusi baru yang bermanfaat. Kemampuan inovasi dan kreativitas ini akan menjadi kekuatan untuk menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Ketua Yayasan Pendidikan Tri Bhakti Langlangbuana, Nana S Permana mengatakan, para wisudawan menyandang gelar akademik merupakan sebagai pengakuan kompetensi yang telah diraih.

“Ilmu pengetahuan memiliki peranan penting dalam meraih kesuksesan dan merupakan investasi jangka panjang. Setelah pelaksanaan wisuda bukan berarti berhenti belajar, tapi terus belajar untuk modal perjalanan karir serta membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Nana menambahkan, modal utama para wisudawan dalam memberikan karya nyata harus memiliki kompetensi dan kapabilitas, dan menjadi alumni yang berkualitas serta berani membuat keputusan yang cepat dan tepat.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved