Jumat, 10 April 2026

Luthfia dan Rafhael Terpilih jadi Mojang Jajaka Pinilih Ciamis Tahun 2024

Luthfia Afifah Rahmat berasal dari Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, sedangkan Rafhael Maulana Setiawan dari Kecamatan Ciamis.

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Priangan/Ai Sani Nuraini
Luthfia Afifah Rahmat asal Kecamatan Sindangkasih dan Rafhael Maulana Setiawan dari Kecamatan Ciamis menjadi Mojang dan Jajaka Pinilih di ajang Pasanggiri Mojang Jajaka (MoKa) Ciamis tahun 2024. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Luthfia Afifah Rahmat dan Rafhael Maulana Setiawan terpilih menjadi Mojang dan Jajaka Pinilih di ajang Pasanggiri Mojang Jajaka (MoKa) Ciamis tahun 2024.

Luthfia Afifah Rahmat berasal dari Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, sedangkan Rafhael Maulana Setiawan dari Kecamatan Ciamis.

Grand final pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Ciamis tahun 2024 itu dilaksanakan di Gedung KH Irfan Hielmy Komplek Islamic Center Ciamis, Sabtu (20/7/2024) malam.

Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna membuka acara secara langsung yang ditandai dengan membunyikan gong.

Baca juga: Buntut Dugaan Money Politic dalam Pemilu 2024, Ketua Bawaslu Ciamis Diadukan ke DKPP

Dalam sambutannya, Engkus Sutisna menekankan bahwa ajang pemilihan MoKa ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga sebagai ajang untuk menggali potensi, mengembangkan bakat, dan meningkatkan rasa percaya diri para generasi muda.

“Harapannya, Mojang Jajaka yang terpilih mampu menjadi duta budaya dan pariwisata di Kabupaten Ciamis yang mampu mengharumkan nama Ciamis di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Dirinya juga mendukung kegiatan MoKa karena dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap daerahnya.

Baca juga: 24 Desa dan 4 Kecamatan di Kabupaten Ciamis Terserut Tol Getaci, Mana Saja Desanya?

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia, menyatakan bahwa MoKa merupakan acara tahunan berjenjang hingga tingkat Jawa Barat.

“Salah satu tujuan pemilihan Mojang Jajaka (MoKa) adalah untuk kegiatan promosi dan kampanye pariwisata melalui anak-anak muda yang berpartisipasi dalam ajang tersebut,” kata Budi.

Menurut Budi, para peserta yang notabene adalah pemuda memiliki kemampuan media sosial yang baik dan berpengaruh. Setelah mengikuti ajang ini, mereka bisa menjadi mitra duta pariwisata di Kabupaten Ciamis.

Baca juga: Miniatur Drum Buatan Pria Asal Ciamis Ini Kerap Diorder Musisi Tanah Air hingga Mancanegara

“Hal ini penting bagi Dinas Pariwisata karena mereka adalah generasi milenial yang segmennya banyak menggunakan gadget,” tambahnya.

“Malam ini adalah malam puncak atau grand final, dengan penilaian berdasarkan tiga indikator utama: branding, behavior (etika atau sikap), dan penampilan fisik,” jelas Budi.

Branding mencakup kemampuan peserta untuk membawa diri dan menjawab pertanyaan dengan baik.

Etika mencakup sikap dan akhlak peserta sebagai teladan bagi pemuda-pemudi Ciamis. Penampilan fisik juga menjadi pertimbangan karena ini adalah ajang Mojang Jajaka.

Budi Kurnia berharap ajang ini dapat menghasilkan Mojang dan Jajaka terbaik yang memiliki prestasi dan kemampuan yang baik dari tiap individunya. [*]

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved