Minggu, 17 Mei 2026

BSI Cetak Laba Rp1,71 Triliun hingga Maret 2024

Menurut Dirut BSI Hery Gunardi, kinerja positif ini didorong oleh pertumbuhan dana murah dan konsistensi BSI dalam menjalankan fungsi intermediasi.

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Istimewa
logo BSI. BSI Cetak Laba Rp1,71 Triliun hingga Maret 2024 

Laporan Wartawan TribunJabar, Nappisah

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencetak laba senilai Rp1,71 triliun pada kuartal I/2024.

Menurut Direktur Utama BSI Hery Gunardi, kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan dana murah dan konsistensi BSI dalam menjalankan fungsi intermediasi.

“Alhamdulillah, di tengah kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian, BSI kembali membuktikan diri mampu mencetak kinerja yang impresif,” kata Hery Gunardi, secara virtual, Selasa (3/4).

Hery menuturkan, pencapaian positif BSI didorong oleh pengumpulan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh pesat, yaitu 10,43 persen (yoy) mencapai Rp297 triliun yang didominasi oleh dana murah.

Baca juga: BSI dan RS Advent Kolaborasi, Pengoptimalan Layanan Terintegrasi di Bidang Kesehatan

Tabungan tumbuh 8,75 persen dan giro tumbuh hingga 10,52 persen. Pencapaian ini berhasil membawa posisi BSI berada di peringkat lima secara nasional dari sisi penghimpunan tabungan.

Dari sisi intermediasi, penyaluran pembiayaan BSI pada kuartal 1 2024 mencapai Rp247 triliun atau tumbuh 15,89 persen (yoy).

Dari nilai tersebut, sebesar 54,62 persen disalurkan pada segmen consumer. Kemudian, sebesar 27,81 persen disalurkan ke segmen wholesale dan 17,56 persen ke segmen retail.

“Pada segmen konsumer sendiri, pembiayaan terbesar disalurkan untuk pembiayaan griya, mitraguna, pensiun, bisnis emas, oto, cicil emas dan hasanah card,” ujarnya.

Baca juga: BSI Pastikan Pelayanan Optimal pada Akhir Tahun, Siapkan Rp12,2 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi

Adapun untuk pembiayaan berkelanjutan, BSI telah menyalurkan Rp59,2 triliun yang didominasi oleh sektor UMKM sebesar Rp46,6 triliun, sustainable agriculture Rp4,9 triliun, energi terbarukan Rp0,9 triliun, dan proyek green lainnya sebesar Rp0,6 triliun.

“Kami memiliki komitmen untuk terus menunjukkan pertumbuhan yang positif dengan kualitas yang sehat,” katanya.

Pada kuartal I/2024, BSI mencatat Aset sebesar Rp358 triliun tumbuh 14,25 persen dengan Return On Asset (ROA) 2,51 persen, return on equity (ROE) 18,30 persen, financing to deposit ratio (FDR) sebesar 83,05 persen dengan non-performing financing (NPF) gross 2,01 persen serta cash coverage 196,61 persen. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved