Primajasa Tabrakan di Tol Japek

12 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Japek Km 59 Berasal dari Gran Max, Satu Korban Ber-KTP Ciamis

Ke-12 korban meninggal dunia di antaranya adalah tujuh laki-laki dan lima perempuan.

|
TribunPriangan.com/ Cikwan Suwandi
12 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Japek Km 59 Berasal dari Gran Max, Satu Korban Ber-KTP Ciamis 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNPRIANGAN.COM, KARAWANG - 12 korban tewas yang terlibat kecelakaan maut di Tol Japek KM 58, Karawang, Jawa Barat. berasal dari kendaraan Gran Max.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menko PMK RI, Muhadjir Effendy usai meninjau korban yang dilarikan ke RSUD Karawang, Minggu (8/4/2024) siang.

Menurut Muhadjir, terdapat 14 korban yang terlibat kecelakaan maut antara Gran Max, Bus Primajasa, dan Terios di Tol Japek KM 58 A pada pagi hari ini, Senin (8/4).

"Untuk korban, satu luka ringan dan satu luka berat. Kedua korban alami luka itu berasal dari Bus PO Primajasa," kata Menko PMK.

Baca juga: 12 Kantong Jenazah Laka Lantas Tol Japek Km 58 Didominasi dari Daihatsu Gran Max Warga Jakarta Timur

"Sedangkan korban meninggal dunia untuk saat ini ada 12 orang, korban meninggal tersebut semua berasal dari mobil Gran Max," kata Effendy kepada wartawan.

Hingga siang ini, kata dia, pihak kepolisian terus melakukan identifikasi dari keseluruhan korban.

Adapun yang baru berhasil teridentifikasi, lanjut dia adalah baru dua orang.

Baca juga: Sopir Ngantuk Pemicu Laka Lantas di Contraflow KM 58 Tol Jakarta-Cikampek, 9 Orang Kehilangan Nyawa

"Yang pertama itu ada KTP dari Ciamis dengan jenis kelamin laki-laki, kemudian orang kedua berhasil diidentifikasi berasal dari Kudus," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ke-12 korban meninggal dunia di antaranya adalah tujuh laki-laki dan lima perempuan.

"Semuanya dari mobil Gran Max," katanya.

Baca juga: Korlantas Evaluasi Contraflow Pascakecelakaan 9 Tewas di Tol Japek

Effendy mengatakan, bahwa pihak kepolisian terus berupaya mencari tahu penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Namun, berdasarkan pemeriksaan awal, kata dia, pihak kepolisian menemukan kendaraan Gran Max bermasalah.

"Pihak kepolisian akan memperdalami itu, termasuk memeriksa surat-surat dari kendaraan," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved