Kamis, 16 April 2026

Hari Ini Tasikmalaya Terasa Panas Sekali, Ternyata Ini Penyebabnya, Hindari Keluar Rumah Siang Hari

Cuaca Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pada  Selasa 19 Maret ini terasa panas dan menyengat, berbeda dengan biasanya penyebabnya adalah hal ini.

Editor: Machmud Mubarok
TribunPriangan.com/Machmud Mubarok
Cuaca Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pada  Selasa 19 Maret ini terasa panas dan menyengat, berbeda dengan biasanya.  Ternyata penyebabnya adalah hal ini.  

TRIBUNPRIANGAN.COM - Cuaca Kota Tasikmalaya dan sekitarnya pada  Selasa 19 Maret ini terasa panas dan menyengat, berbeda dengan biasanya.  Ternyata penyebabnya adalah hal ini. 

Sejak pagi cuaca di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya terasa panas menyengat. Terlebih saat tengah hari bolong, panas begitu tajam menggigit.

Hindari keluar rumah siang ini karena matahari sedang tepat diatas khatulistiwa sehingga lebih panas dan terik. Tingkat sinar UV dalam kategori EKSTREM di level 11 bisa merusak kulit.

Siap-siap cuaca akan lebih panas dalam 3 hari ini. Karena ada fenomena Equinox, dimana matahari berada tepat di atas khatulistiwa.

Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana Matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.

Baca juga: BPBD Sebut Anomali Cuaca Picu Ambruknya Atap Ruang Kelas SMPN 15 Kota Tasikmalaya

Baca juga: Resep Es Bojong Khas Tasikmalaya yang Legendaris, Cocok Di Minum Saat Cuaca Panas

Puncak Equinox tahun 2024 ini akan terjadi besok, Rabu 20 Maret 2024 pukul 10.06 wib.

Equinoks musim semi, yang menandai hari pertama musim semi di belahan bumi utara. Jam siang hari akan terus meningkat, terutama setelah dimulainya waktu musim panas, dan akan mencapai puncaknya pada titik balik matahari musim panas pada bulan Juni. 

Ekuinoks matahari, adalah momen ketika Matahari melintas tepat di atas garis khatulistiwa Bumi, artinya, muncul tepat di atas khatulistiwa, bukan di utara atau di selatan garis khatulistiwa. Pada hari dimana terjadi ekuinoks, Matahari tampak terbit "tepat dari arah timur" dan terbenam "tepat ke arah barat". Hal ini terjadi dua kali setiap tahun, tapi tidak selalu tepat pada tanggalnya, yaitu sekitar tangal 20 Maret dan sekitar tanggal 23 September.

Ekuinoks terjadi dua kali setahun (ekuinoks Maret dapat terjadi antara 19 hingga 21 Maret, sedangkan ekuinoks September dapat terjadi antara 21 hingga 24 September) ketika sumbu Bumi tidak terinklinasi terhadap Matahari, dan pusat Matahari berada di bidang yang sama dengan khatulistiwa Bumi. Istilah ekuinoks dapat pula digunakan untuk arti yang lebih luas, yaitu tanggal saat peristiwa semacam ini terjadi.

Nama "ekuinoks" berasal dari bahasa Latin aequus (yang berarti sama) dan nox (yang bermakna malam), karena selama ekuinoks, panjang siang dan malam sama.

Ekuinoks yang terjadi pada musim semi di suatu belahan Bumi disebut ekuinoks vernal, sedangkan ekuinoks pada musim gugur disebut ekuinoks autumnal.

Ekuinoks Maret (atau ekuinoks utara) adalah sebuah ekuinoks yang terjadi di Bumi ketika titik subsolar terlihat meninggalkan Belahan Bumi selatan dan melintasi ekuator langit, menuju ke arah utara seperti yang terlihat dari Bumi. Ekuinoks Maret juga dikenal sebagai ekuinoks vernal (ekuinoks musim semi) di Belahan Bumi utara dan sebagai ekuinoks musim gugur di Belahan Bumi selatan.

Dalam kalender Gregorian, ekuinoks Maret dapat terjadi paling cepat 19 Maret atau paling lambat 21 Maret pada garis bujur 0°.

Untuk tahun biasa, selisih waktu yang dihitung adalah sekitar 5 jam 49 menit lebih lambat daripada tahun sebelumnya, dan selisih waktu untuk tahun kabisat adalah sekitar 18 jam 11 menit lebih cepat daripada tahun sebelumnya.

Dengan menyeimbangkan kenaikan tahun biasa dengan penurunan tahun kabisat, dapat menjaga tanggal kalender ekuinoks Maret agar tidak menyimpang lebih dari satu hari dari tanggal 20 Maret setiap tahunnya.

Ekuinoks Maret dapat dipakai untuk menandai awal musim semi dan akhir musim dingin di Belahan Bumi utara, tetapi menandai awal musim gugur dan akhir musim panas di Belahan Bumi selatan.

Dalam astronomi, ekuinoks Maret adalah titik nol dari waktu sideris dan asensio rekta. Ekuinoks Maret juga digunakan sebagai referensi untuk beberapa kalender dan perayaan di banyak budaya dan agama.

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved