Rabu, 8 April 2026

Kemah Kebangsaan Digelar di Kuningan Demi Perkuat Moderasi Beragama

Kemah bersama dilakukan guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

|
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Pilatrama
Kementerian Agama Kuningan bersama Forum Santri Jawa Barat wilayah Kuningan melaksanakan kemah kebangsaan bertemakan penguatan moderasi beragama sebagai komitmen menjaga kerukunan, toleransi, dan nilai luhur kebangsaan dari Sabtu (2/3/2024) sampai Minggu (3/3/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Kementerian Agama Kuningan bersama Forum Santri Jawa Barat wilayah Kuningan melaksanakan kemah kebangsaan bertemakan penguatan moderasi beragama sebagai komitmen menjaga kerukunan, toleransi, dan nilai luhur kebangsaan dari Sabtu (2/3/2024) sampai Minggu (3/3/2024).

Kabankesbangpol Kuningan, Nurahim menyampaikan, bahwa kemah bersama dilakukan guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda, terutama para siswa madrasah aliyah, santri ponpes, dan mahasiswa perguruan tinggi Islam di Kuningan.

Kemah ini berlangsung di Ponpes Daarul Muslimin, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

"Kami ingin peningkatan dan penguatan moderasi beragama yang signifikan dapat terbentuk, mengingat ini juga mandatori program RPJM, sehingga harus diterapkan pada semua aspek kehidupan," ujarnya, Sabtu (2/3/2024).

Sementara Ketua Forum Santri Kuningan, KH Yayat Hidayat sekaligus sebagai pimpinan Ponpes Daarul Mukhlishin menilai moderasi beragama begitu penting pada era saat ini.

Baca juga: Moderasi Beragama di Kampus, Modal untuk Tumbuhkan Sikap Toleran & Kebangsaan Bagi Civitas Akademik

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, FGD Moderasi Beragama Digelar Guna Tangkal Radikalisme dan Ekstrimisme

Menurutnya, moderasi beragama sudah berjalan baik di Kuningan, yakni ditandai dengan kerukunan beragama di enam desa yakni, Desa Manislor Kecamatan Jalaksana, Desa Citangtu Kecamatan Kuningan, Desa Cisantana Kecamatan Cigugur, Desa Cirukeum Kecanatan Garawangi, Desa Bangunjaya Kecamatan Subang, dan Desa Tugumulya Kecamatan Darma.

“Moderasi beragama di Kuningan sudah terlihat sejak dahulu, ditandai dengan rukunnya antara pemeluk agama di Kuningan. Sudah ada enam desa di Kabupaten Kuningan ditetapkan sebagai kampung toleransi,” ujarnya.

Yayat menuturkan, moderasi beragama semakin dilestarikan dalam kemah kebangsaan oleh Kemenag Kabupaten Kuningan dan Forum Santri Jabar Kuningan, dengan mengundang perwakilan mahasiswa, pelajar dan santri dari ponpes di Kuningan.

"Ada 310 orang sebagai peserta kemah Kebangsaan ini. Mereka berasal dari perwakilan Universitas Islam Al Ihya Kuningan, perwakilan Universitas Kuningan, perwakilan Uswagati Cirebon, Perwakilan Unigal Galuh, UIN Cirebon, MAN 1 Cigugur, Ponpes Daarul Mukhlisin, Pondok Tahfidz Qur'an Salsabila Kuningan, Ponpes Al Furqon Ciniru Kuningan, Ponpes Madani Al Ihya," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved