Pelajar Ditemukan Tewas Membusuk di Sebuah Parit, Polresta Bandung Terjunkan Resmob

Pelajar Ditemukan Tewas Membusuk di Sebuah Parit, Polresta Bandung Terjunkan Resmob

Editor: ferri amiril
istimewa
Pelajar Ditemukan Tewas Membusuk di Sebuah Parit, Polresta Bandung Terjunkan Resmob 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang pelajar ditemukan tak bernyawa dengan kondisi jasad sudah membusuk, di sebuah semak-semak parit, yang ada di Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung.

Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Imron Rosyadi membenarkan, kemarin ada penemuan jenazah yang diduga merupakan seorang pelajar.

"Itu awalnya ditemukan oleh warga, sekitar pukul 16.00 WIB, di semak-semak, parit karena rumputnya panjang, " kata Imron, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Minggu (21/1/2024).

Jadi kata Imron, awalnya ditemukan oleh warga masyarakat, kemudian melaporkan ke kepolisian dan pihaknya langsung mengecek ke TKP ternyata benar.

Baca juga: 28 Desa dan 6 Kecamatan di Kabupaten Bandung Tergerus Tol Getaci? Ini Prediksi Daftarnya

"Olah TKP sudah dilakukan bersama jajaran Polres, oleh tim inafis," ujar Imron.

Imron mengatakan, dari timsus Resmob Polresta  Bandung juga sudah turun, semuanya dibagi tugas untuk melakukan penyelidikan secara maksimal atas kejadian temu mayat tersebut.

"Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih (untuk dilakukan pemeriksaan dan autopsi) dan kami lanjut melakukan pemeriksaan saksi yang ada, " kata Imron.

Sementara ini, kata Imron, pihaknya masih melakukan penyelidikan, meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada. Namun Imron membenarkan, jenazah yang ditemukan merupakan pelajar.

"Iya pelajar, karena kan kondisi sudah (jenazah) membusuk dan rusak, cuman memang dari data yang ada itu anak sekolah, " tuturnya.

Menurut Imron, kini pihaknya masih menanyakan keluarga korbannya, kemungkinan masih warga masyarakat di Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk.

Saat ditanya apa ada dugaan jenazah merupakan korban pembunuhan, atau penganiayaan, Imron mengaku, masih melakukan pendalaman.

"Masih dilakukan  pendalaman karna kondisi korban sudah  membusuk nanti dilakukan outopsi, " ucapnya. 

 

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved