Senin, 18 Mei 2026

Tabrakan Kereta Api di Cicalengka

11 Gerbong KA Turangga dan KRD Bandung Raya Anjlok, Ada yang Terlempar ke Sawah

Sebanyak 11 gerbong dilaporkan anjlok di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur setelah KA Turangga dan KRD Commuter Bandung Raya bertabrakan

Tayang:
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Dari tayangan video, terlihat ada gerbong yang terlempar ke sawah, walau tidak nyemplung. Dua loko terangkat ke atas dan satu loko kondisinya hancur.  

TRIBUNPRIANGAN.COM, CICALENGKA - Sebanyak 11 gerbong dilaporkan anjlok di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur setelah dua kereta, yaitu KA Turangga dan KRD Commuter Bandung Raya bertabrakan, pada Jumat 5 Januari 2024 sekitar pukul 06.13 WIB

Gerbong yang anjlok itu terdiri atas 3 gerbong dari KRD Commuter Bandung Raya dan 11 gerbong dari KA Turangga.

Dari tayangan video, terlihat ada gerbong yang terlempar ke sawah, walau tidak nyemplung. Dua loko terangkat ke atas dan satu loko kondisinya hancur. 

Dilaporkan pula, 2 masinis KRD Bandung Raya dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Selain itu seorang kondektur dilaporkan tidak sadarkan diri.

Baca juga: Proses Evakuasi Penumpang Kereta Api yang Tabrakan di Cicalengka Masih Berlangsung

Baca juga: Detik-detik Penumpang Kereta Api Keluar Gerbong, Terlihat Bagian Lokomotif Hancur

Berikut ini update informasi soal tabrakan KRD Bandung Raya dengan KA Turangga:

Selamat pagi komandan ijin melaporkan
Terlah terjadi kecelakaan antara KA Turangga dan KA Commuter 350 pada jam 06.03 di km 181+5/4 antara KA Turangga dari arah Surabaya Gubeng dengan tujuan akhir Bandung& Commuter dari arah Padalarang dengan tujuan Cicalengka ,total gerbong commuter yang anjlok 3 gerbong dan total KA turangga yang anjlok 8 gerbong demikian laporan sementara.

Masinis yang meninggal 2 masinis KRD & 1 kondektur tidak sadarkan diri.

Teriakan takbir dan histeris menangis terdengar dari para penumpang yang mencoba untuk keluar dari gerbong kereta api yang mengalami kecelakaan pagi ini Jumat (5/1/2023).

Dalam video amatir warga yang tersebar luas di media sosial terdengar seorang ibu menangis sambil menyuruh turun para penumpang. Terlihat juga kepulan asap dari bagian depan kereta api.

Kecelakaan kereta api antara KA 350 Commuterline Bandung Raya dengan Pib 65A KA Turangga di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur Km 181+700 , Jumat (5/1/2024).
Kecelakaan kereta api antara KA 350 Commuterline Bandung Raya dengan Pib 65A KA Turangga di petak stasiun Cicalengka-Haurpugur Km 181+700 , Jumat (5/1/2024). (Istimewa)

"Allahuakbar, turun, turun," teriak seorang ibu berulang sambil menangis.

Terdengar juga penumpang lainnya yang sudah turun dan melihat bagian depan kereta api.

Ia mempertanyakan bagaimana nasib pada penumpang yang berada di gerbong yang terguling.

"Duh bagaimana nasib penumpang yang berada di depan," ujarnya.

Beredar video amatir di media sosial para penumpang kereta api yang mengalami kecelakaan keluar dari gerbong kereta. Dalam video berdurasi 30 detik juga terlihat bagian depan kereta mengalami kerusakan parah.

Satu gerbong kereta api terguling ke persawahan. Dalam video yang beredar juga terdengar seorang perekam video berkata bahwa kereta api mengalami kecelakaan adu banteng.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan kereta api antara KA Turangga tujuan Bandung dengan kereta api lokal Bandung Raya 

Kecelakaan berlokasi PLBH: Petak Haur Pugur - Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Belum diketahui apakah ada korban dalam kecelakaan kereta api tersebut.

Dari video dan gambar yang beredar. Kecelakaan kereta ini diduga adu banteng dan terlihat bagian lokomotif kereta hancur dan terangkat.

Sebagian gerbong terlihat terguling ke area di luar jalur rel kereta.

Informasi ini beredar cepat di media sosial.

Manager Humas Daop II Bandung, Ayep Hanapi menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.03 WIB.

"Melibatkan antara KA Turangga dan KA Commuter Bandung Raya, terjadi tadi sekitar pukul 06.03 WIB, sekitar 400 meter dari Stasiun Cicalengka," ucap Ayep saat dihubungi Tribunjabar.id, Jumat (5/1/2024).

Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi pengguna KA yang terdampak hingga pembersihan jalur.

"Masih berupaya ke lokasi kejadian, sementara kami akan segera melakukan pendataan hingga evakuasi pengguna KA yang terdampak," ucap Ayep.

Ayep menyampaikan bahwa sejumlah jadwal tiba hingga keberangkatan KA di wilayah Daop II Bandung akan terganggu akibat dari kecelakaan tersebut.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved