Nenek di Sumedang Tewas Terpanggang, Begini Kondisi Rumah Semi Permanennya
Nenek di Sumedang Tewas Terpanggang, Begini Kondisi Rumah Semi Permanennya
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Dalam kegelapan malam, dan karena aliran listrik mati, puing-puing rumah semi permanen yang baru saja terbakar itu samar-samar terlihat berserakan.
Bau hangus masih kental tercium. Apalagi dari jarak dekat. Di dalam rumah di Dusun Cipareuag, Desa Sukadana, Cimanggung, Sumedang itu, Senin (18/12/2023), seorang nenek bernama Omah (103) hilang nyawa terpanggang.
Rumah itu luasanya sekitar 6x4 meter. Material di bangian bawahnya adalah tembok. Lantainya juga tembok. Namun, dari tengah ke atas, material rumah itu kayu dan bambu.
TribunPriangan.com mencoba melihat dari dekat menggunakan sinar dari blitz ponsel. Puing-puing sisa kayu hanya tinggal hitamnya. Rumah itu tak tersisa kecuali bagian lantai saja.
Baca juga: Nenek di Sumedang Tewas Terpanggang, Lampu di Sekitar Lokasi Padam
Di rumah itu, tinggal Omah dan suaminya. Omah tak bisa menyelamatkan diri dan tak bisa diselamatkan karena api terlalu cepat membesar. Kebakaran ini terjadi pukul 17.30.
"Saya dengan kabar pukul 17.40. Waktu sampai ke sini api masih menyala," kata Aceng Rohaendi, cucu Omah, di lokasi kejadian.
Aceng mengonfirmasi bahwa Omah, neneknya itu telah lama menderita sakit. Dia menyebut Omah telah terbaring lebih dari tiga bulan.
"Tadi jenazahnya bisa dievakuasi saat (azan) Magrib. Saya tak sanggup melihatnya. Jenazah dibawa ke Puskesmas," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-warga-di-Dusun-Cipareuag-Desa.jpg)