Ulama Asal Tasikmalaya Mama Kudang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Mama Kudang merupakan ulama asal Tasikmalaya yang lahir pada tahun 1835.
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - KH Muhammad Soedja’i atau yang dikenal sebagai Mama Kudang, diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.
Mama Kudang merupakan ulama asal Tasikmalaya yang lahir pada tahun 1835.
Istilah Mama merupakan gelar kehormatan Suku Sunda yang berasal dari kata Rama, yang berarti Bapak atau Ayah.
Baca juga: INI Status 7 Gunung Api di Jabar, Ada Galunggung di Tasikmalaya, PVMBG Minta Warga Tidak Bermalam
Istilah tersebut umumnya disematkan kepada ulama yang memiliki pengetahuan tinggi.
Mama Kudang sendiri diketahui telah diusulkan menjadi Pahlawan Nasional sejak 2020 lalu oleh para tokoh masyarakat.
Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Tasikmalaya yang terdiri dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, Organisasi Masyarakat (Ormas), dan Tokoh Masyarakat menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait pengusulan Mama Kudang menjadi Pahlawan Nasional, Rabu (6/12/2023),
Baca juga: Habiskan Liburan Akhir Tahun dengan Kunjungi Bukit Kacapi Tasikmalaya, Hadirkan View Alam yang Indah
“Ini adalah salah satu langkah lanjutan dari usulan Mama Kudang sebagai Pahlawan Nasional,” jelas penulis buku ‘Mama Kudang dan Kota Santri’, Zaki Mubarak kepada TribunPriangan.com usai gelaran FGD.
“Dulu, pada 2020 dan 2021 lalu, kami sudah mengajukan, tetapi masih ada kekurangan, salah satu kekurangannya adalah belum terbentuknya TP2GD,” kata Zaki melanjutkan.
Zaki juga berharap, digelarnya FGD ini dapat menjadi salah satu bentuk sosialisasi ihwal Mama Kudang.
Baca juga: 2 Pasutri di Tasikmalaya Tipu Korban Rp 2,7 Miliar, Modus Investasi Skincare Padahal Bodong
“Oleh karena itu, semua unsur diundang, baik dari akademisi, ormas, tokoh masyarakat, dan lainnya,” papar dia.
Zaki menilai bahwa diusulkannya Mama Kudang sebagai Pahlawan Nasional ini dapat menjadi tanggung jawab bersama.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan lagi tanggung jawab Majelis Ulama Indonesia (MUI), karena memang awalnya, usulan Mama Kudang menjadi Pahlawan Nasional ini diinisiasi oleh MUI,” kata dia mengakhiri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Mama-Kudang-diusulkan-jadi-pahlawan-nasional.jpg)